MENU
icon label
image label
blacklogo

The Reds, Si Cute Appearance EV Karya Chris Bangle

NOV 29, 2017@21:10 WIB | 378 Views

Reds EV sebuah prototype untuk Chinese city car yang dikembangkan oleh mantan kepala desain BMW Chris Bangle. Reds EV akan dikembangkan menjadi mobil produksi dengan nama Redspace, oleh China Hi-Tech Group Corporation (CHTC Motor). Perusahaan ini bergabung meramaikan EV China, mengembangkan konsep budaya China sebagai fourth space, setelah rumah, kantor, tempat kongkow ngopi.

Seperti bentuk mobil kartun, windshield dipasang terbalik,dengan pintu geser, dan solar panel yang dipasang di atap mobil.  Dari segi interior, didesain seperti ruang tamu apartemen yang compact, melebihi interior mobil pada umumnya. Nama Reds, tereduksi dari literasi sastra anak-anak, dari sebuah buku milik anaknya. “Ketika anak-anak menggambar mobil, ya seperti inilah bentuknya,” tutur Bangle dilansir dari the Verge.

Bangle dan tim foukus agar mobil ini nantinya tidak untuk dikendarai, dengan prosentase 90 persen. “Secara filosofi 90/10, secara prioritas mobil ini digunakan lebih banyak untuk berhenti sedangkan sisanya 10 untuk bergerak,”  jelas Bangle. Meski tidak dibekali autonomous software, belum tentu ini menjadi mobil manual. ”Saat ini memang tidak menjadi EV, namun jika mereka menginginkan  bisa saja menjadi self driving. Kemungkinannya tetap 90/10,” kilahnya.

Dalam waktu dekat, Redspace akan masuk proses produksi. Sebagai fourth space, di kota besar di China, dengan lalu lintas yang macet. Mungkin ini menjadi ruang bagi kaum muda yang semakin terkikis ruang hidupnya. Sudah sewajarnya ini menjadi ruang keempat bagi mereka di kelas budaya China yang cukup maju.

Bangle sendiri lulusan dari Art Center, telah memiliki profil penting di industry otomotif. Telah meninggalkan BMW karena memang ingin lepas dari OEM sebagai original equipment manufacturer, seperti brand BMW. Ia benar-benar ingin lepas dari dunia bisnis mobil.

Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan oleh Wang Jinan, Assistant President of CHTC akhirnya menawari proyek Redspace tahun 2014. “Alasan saya deal dan kembali bergabung dengan industry dan industrial vehicles serta produksi otomotif, namun tetap pada prinsip bukan sebagai kendaraan utama,” kilah Bangle.

Bangle tetap fokus menciptakan EV untuk megacity China. Dimana kendaraan listrik menjadi alternatif yang bisa diandalkan.  Hasil diskusi antara Wang dan Bangle, tercetus nama REDS sebagai, Revolutionary Electric Dream Space oleh Wang. Hebatnya Bangle menyeret mantan kolega BMW Swantje Rossner, untuk terlibat dalam desain interior, dengan pengalaman merancang BMW Seri 7 dan X5.

Sebagi bukti, bahwa Redspace bukan mobil utama, terdapat layar 17 inci dikhususkan untuk bermain game, atau melihat film. Dari layar tersebut tersimpan semua informasi tentang mobil, navigasi, kecepatan.  Ketika mobil berhenti karena macet, layar tersebut otomatis muncul.

Secara bodywork, Reds terbuat dari alumunium ringan, dan desain eksterior yang meminimalisir cahaya matahari masuk ke dalam, menjadikan mobil tetap dingin. “Untuk versi produksi, Redspace telah dilengkapi dengan safety system pasif maupun aktif, tergantung mau mengendari mobil tersebut atau tidak. Chris Bangle telah mengeluarkan revolusi diluar dunia otomotif. Banyak prototype mobil menggiring ke peta industri, namun dengan Bangle telah merubah paradigma mainstream produsen mobil.  Kata kunci yang tepat untuk Reds adalah cute appearance.

Dalam waktu dekat, Reds akan tampil di Los Angeles Auto Show  2017, yang berlangsung 1-10 Desember. [Ahs/TimBX]

Tags :

#
auto news,
#
reds,
#
chris bangle,
#
china hi-tech group corporation,
#
wang jinan,
#
redspace