

JAN 30, 2026@16:30 WIB | 57 Views
BMW E46 memang sudah jadi platform favorit para pecinta modifikasi. Handling enak, desain timeless, dan komunitasnya besar. Mungkin Blackpals ada yang bingung kok ini hanya dua pintu penumpang?
Memang, di Indonesia yang banyak beredar adalah BMW E46 sedan alias empat pintu penumpang,dan yang akan kami bahas ini versi sportnya alias BMW E46 M3.
Tapi E46 yang satu ini naik level jauh. Bukan sekadar rapi atau stance cakep, mobil ini dibangun serius dari mesin sampai detail terkecil.
Hasilnya, owner BMW E46 M3 ini berhasil gabungkan rasa sedan Jerman ini dengan rasa supercar tapi tetap kelihatan clean.
Sektor Mesin: 2JZ-GTE, Jantung Jepang di Bodi Jerman
Alih-alih mempertahankan mesin bawaan BMW, E46 ini justru disuntik Toyota 2JZ-GTE.
Mesin legendaris yang sudah terbukti tahan banting ini dibangun ulang total, mulai dari internal mesin, sistem bahan bakar, sampai turbo besar yang siap ngedorong tenaga brutal ke roda belakang.
Setup ini bikin karakter E46 berubah total, dari sedan sporty jadi monster lurus maupun tikungan.
Sektor Transmisi & Drivetrain: Siap Nerima Power Besar
Tenaga besar jelas butuh penyalur yang sepadan. Transmisi manual 6-percepatan dipilih karena daya tahannya, dipadukan dengan kopling performa tinggi OS Giken.
Untuk bagian belakang, differential BMW E39 M5 LSD dipasang supaya traksi tetap terkendali saat gas dibuka penuh. Jadi bukan cuma kencang, tapi tetap usable.
Sektor Kaki-kaki: Setingan Serius, Bukan Gaya Doang
Suspensi pakai KW Variant 3 coilover yang bisa diatur sesuai kebutuhan, mau harian agresif atau track day. Seluruh bushing diganti ke versi poliuretan biar handling makin presisi.
Velg lebar ukuran 18 inci dipasang dengan fitment rapi, bikin mobil ini kelihatan padat dan siap tempur.
Sektor Rem: Ngebut Boleh, Berhenti Harus Galak
Di bagian pengereman, E46 ini pakai Brembo big brake kit.
Kaliper besar di depan dan belakang bikin pengereman jauh lebih konsisten dan aman, terutama saat mobil dipacu dengan tenaga besar.
Ini bukti kalau build-nya benar-benar mikirin performa menyeluruh.
Sektor Eksterior: Tetap Full M3 Look, Tapi Clean
Secara tampilan, E46 ini diubah ke M3-spec body conversion.
Fender belakang melebar, bumper depan-belakang M3, side skirt, mirror, sampai bagasi ala M3 CSL.
Beberapa panel pakai carbon fiber, bikin tampilannya tetap ringan, agresif, tapi nggak norak. Dari luar kelihatan seperti M3 rapi, padahal isinya jauh lebih liar.
Sektor Interior: Racing Feel, Tapi Masih Nyaman
Masuk ke kabin, nuansanya langsung terasa lebih serius. Kursi Sparco Evo II dengan sabuk pengaman 6-titik jadi fokus utama.
Tapi menariknya, mobil ini nggak sepenuhnya mengorbankan kenyamanan.
Beberapa fitur bawaan masih dipertahankan, jadi tetap enak dipakai jalan, nggak cuma buat pajangan atau track.
Ini Sleeper BMW yang Isinya Ngeri
BMW E46 ini bukan sekadar modifikasi tampilan atau swap mesin asal-asalan. Semua sektor digarap seimbang, dari mesin, drivetrain, kaki-kaki, sampai detail interior.
Dari luar mungkin kelihatan kayak M3 bersih, tapi begitu dibuka kap mesinnya, langsung kelihatan kalau ini E46 yang nggak main-main.
Build kayak gini bukti kalau E46 masih jadi kanvas terbaik buat modifikasi ekstrem tapi tetap berkelas.
[ziz/timbx/speedhunters].