

JAN 27, 2026@13:00 WIB | 117 Views
Blackpals, ini bukan BMW M2 biasa. Yang satu ini adalah BMW G87 M2 hasil garapan R44 Performance dengan target jelas jadi salah satu M2 tercepat di drag strip dunia.
Speknya nggak main-main, mulai dari sistem penggerak all-wheel drive, mesin single turbo monster, sampai setup sasis yang siap tempur.
Tenaganya? 1.500 hp. Iya, seribu lima ratus horse power!
xDrive Swap: M2 AWD Pertama di Dunia
BMW M2 dari pabrik cuma tersedia penggerak roda belakang, tapi R44 Performance nekat bikin sejarah. Mereka berhasil mengubah G87 M2 ini jadi all-wheel drive alias xDrive, satu-satunya di dunia saat ini.
Basisnya memang diambil dari M3 atau M4 G80–G83 yang sudah AWD, tapi proses swap ini jelas bukan plug and play. Subframe depan, transfer case, sampai as roda harus disesuaikan supaya bisa masuk ke bodi M2.
Hasil akhirnya, sistem AWD ini dipasangkan dengan gearbox DEKA Stage 3+ dan transfer case yang sudah diperkuat total, siap nerima tenaga lebih dari tiga kali lipat standar.
Mesin S58: Single Turbo Jumbo, Tenaga 1.500 HP
Mesin tetap pakai S58 3.0 liter, tapi hampir semua isinya diganti. Twin turbo bawaan langsung dicopot dan diganti single turbo besar Precision Next-Gen Sportsman 8385 yang sanggup melayani hingga 1.700 hp.
Turbo ini duduk di manifold custom hasil kolaborasi R44 Performance dan Tom Wrigley Performance. Setup single turbo ini dipilih demi tenaga brutal dan efisiensi di drag strip.
Pendinginan Serius Biar Tetap Aman
Dengan turbo segede itu, urusan pendinginan jelas krusial. CSF Race turun tangan lewat charge-air-cooler manifold Level Up, heat exchanger, oil cooler mesin dan transmisi.
Manifold bawaan plastik diganti billet, heat exchanger dilengkapi pelindung batu, plus tambahan turbo blanket dan exhaust wrap dari Funk Motorsport supaya suhu ruang mesin tetap terkendali walau digeber habis-habisan.
Internal Mesin: Dibangun Buat Disiksa
Supaya mesin tetap hidup di tenaga 1.500 hp, internal S58 ini di-upgrade total. Piston dan connecting rod pakai CP-Carrillo Pro-Xtreme, crankshaft masih OEM BMW karena memang terkenal super kuat.
Head dan valve train dirombak, pakai camshaft billet dari GSC Power Division, valve spring dan valve yang lebih kuat, serta stud ARP di bagian kepala silinder dan main bearing. Fokusnya satu: kuat dan tahan lama di drag racing.
Sistem Bahan Bakar Full Race Spec
Suplai bensin dipercayakan ke injector Injector Dynamics 2.600 cc, disokong tiga fuel pump Walbro plus pompa tekanan tinggi bawaan.
Sistem ini dilengkapi fuel pressure regulator damper Radium, surge tank multi-pump, heat exchanger 60 mm, dan filter stainless steel. Setup ini memastikan bahan bakar tetap stabil walau mesin disiksa di full boost.
Suspensi dan Kaki-Kaki Siap Drag
Untuk menopang performa, M2 ini pakai coilover AST 5100 series yang dipadukan dengan adjustable arm depan dan belakang dari Suspension Secrets.
Ada juga sistem air jack AST, fitur khas mobil balap yang bikin urusan ganti ban atau servis di paddock jadi praktis dan kelihatan makin serius.
Eksterior: Carbon, Parasut, dan Livery Niat
Tampilan luar M2 ini jauh dari kesan standar. Full body kit MHC+ berbahan carbon pre-preg terpasang, lengkap dengan splitter, side skirt, dan diffuser.
Bonnet, fender depan, dan aero blade bumper pakai carbon fiber dari Alpha-N. Di bagian belakang, parasut Simpson Skyjacker 10 kaki jadi penegas kalau mobil ini memang dibuat buat kecepatan tinggi, bukan sekadar gaya.
Livery balap rancangan Black Fish Graphics menggabungkan warna khas BMW seperti Miami Blue dan Laguna Seca Blue, dibalut wrap Inozetek Papaya Orange yang bikin mobil ini langsung mencolok di mana pun berada.
Velg, Ban, dan Rem
R44 menyiapkan dua set velg Vossen. Untuk jalan raya, ada LC3-02 ring 19 dengan Michelin Pilot Sport 4S. Saat turun ke drag strip, velg GEN-05 ring 18 dipasangkan dengan ban Mickey Thompson ET Street S/S.
Sistem pengereman mengandalkan MMX carbon-ceramic dengan kaliper 6 piston dan disc 380 mm di depan, lengkap dengan kampas Pagid dan selang braided.
Interior: Balap Tapi Masih Enak Dipakai
Meski sudah pakai roll cage, rear seat delete, dan panel pintu minimalis, interior M2 ini masih terasa nyaman. Jok Tillett carbon fiber menjaga bobot tetap ringan, infotainment OEM masih dipertahankan.
Setir Momo Monte Carlo jadi satu-satunya petunjuk kalau ini bukan M2 biasa, tapi berkat sistem JQ Werks, semua fungsi OEM tetap jalan.
BMW G87 M2 xDrive 1.500 hp dari R44 Performance ini adalah definisi modifikasi tanpa kompromi.
AWD swap pertama di dunia, mesin single turbo brutal, dan detail balap dari ujung ke ujung bikin mobil ini pantas disejajarkan dengan drag car terbaik di planet ini.
Blackpals, ini bukan sekadar M2 kencang, tapi senjata drag yang siap bikin nama besar di level global. Kalau ini lewat depan mata, mending minggir.
[Ziz/timBX/speedhunter].