

JUL 06, 2026@15:00 WIB | 75 Views

Pernah enggak sih kamu masuk ke mobil yang habis diparkir di bawah terik matahari, lalu langsung merasa seperti masuk oven? Setir panas, jok bikin gerah, bahkan sabuk pengaman sampai susah disentuh.
Kalau pernah, ternyata penyebabnya bukan cuma karena cuaca. Warna cat mobil juga punya pengaruh besar terhadap suhu permukaan mobil dan panas di dalam kabin.
Semakin gelap warna mobil, semakin banyak panas matahari yang diserap. Sebaliknya, warna terang lebih banyak memantulkan sinar matahari sehingga suhu bodi mobil jadi lebih rendah.
Lalu, warna apa yang paling adem? Berikut urutannya berdasarkan hasil pengujian suhu permukaan mobil di bawah sinar matahari langsung.
1. Putih Aluminum (Silver) Jadi Juara Paling Adem
Kalau tujuanmu ingin kabin lebih sejuk saat parkir di luar ruangan, putih aluminum jadi pilihan terbaik.

Dalam pengujian, warna ini hanya mencapai suhu sekitar 30°C, menjadikannya warna paling dingin dibanding warna lainnya.
Bukan tanpa alasan. Warna putih alumunium (silver) memantulkan sebagian besar sinar matahari sehingga panas yang diserap bodi mobil jauh lebih sedikit.
2. Aluminum Polos dan Putih Biasa Juga Tetap Sejuk
Posisi berikutnya ditempati:

Meski sama-sama putih, ternyata jenis finishing juga memengaruhi kemampuan memantulkan panas.
3. Warna Krem Masih Cukup Nyaman
Kalau kamu bosan dengan warna putih, warna krem bisa menjadi alternatif.

Hasil pengujian menunjukkan:
Masih tergolong cukup adem dibanding warna gelap seperti hitam.
4. Biru dan Silver Mulai Terasa Hangat
Masuk ke kelompok warna sedang.

Berikut hasilnya:
Meski terlihat terang, warna metalik tetap menyerap panas lebih banyak dibanding putih.
5. Merah Ternyata Lebih Panas dari Silver
Banyak yang mengira warna merah tidak terlalu panas.
Faktanya justru berbeda.

Dalam pengujian, warna merah mencapai suhu sekitar:
Artinya, bodi mobil merah bisa lebih panas dibanding silver biasa.
6. Hitam Jadi Juara Paling Panas!
Nah, inilah warna yang paling banyak menyerap panas.
Mobil berwarna hitam solid (Plain Black) tercatat memiliki suhu permukaan hingga 62°C.

Artinya, ada selisih sekitar 32°C dibanding mobil putih aluminum.
Perbedaan ini jelas akan terasa saat kamu membuka pintu mobil setelah parkir berjam-jam di bawah matahari.
Kenapa Warna Hitam Lebih Panas?
Secara sederhana, warna hitam menyerap hampir seluruh spektrum cahaya matahari.
Sebaliknya, warna putih memantulkan sebagian besar cahaya tersebut.
Akibatnya:
Meski begitu, perlu dipahami bahwa angka-angka di atas merupakan suhu permukaan bodi mobil, bukan suhu udara di dalam kabin. Suhu kabin dipengaruhi juga oleh jenis kaca, kualitas kaca film, material interior, ventilasi, serta lamanya mobil terpapar sinar matahari.

Apakah Artinya Jangan Beli Mobil Hitam?
Belum tentu.
Mobil hitam tetap punya banyak kelebihan.
Warna ini terlihat elegan, mewah, dan biasanya punya nilai jual yang bagus.
Kalau kamu memang suka mobil hitam, panasnya tetap bisa dikurangi dengan beberapa cara:
Kesimpulan
Kalau prioritasmu adalah kabin yang lebih sejuk saat parkir di bawah terik matahari, mobil berwarna putih menjadi pilihan terbaik berdasarkan hasil pengujian suhu permukaan.
Sebaliknya, warna hitam menjadi yang paling panas, dengan suhu permukaan mencapai sekitar 62°C, atau lebih dari 30°C lebih tinggi dibanding putih aluminum.
Meski begitu, warna mobil hanyalah salah satu faktor. Kenyamanan kabin juga sangat dipengaruhi oleh kualitas kaca film, sistem AC, material interior, dan lokasi parkir.
Jadi, sebelum memilih warna mobil hanya berdasarkan tampilan, ada baiknya mempertimbangkan juga faktor kenyamanan, terutama jika mobil sering diparkir di area terbuka.
[ziz/timbx/berbagaisumber].