

JUL 28, 2026@14:30 WIB | 73 Views

Blackpals, Honda kembali bikin kejutan di segmen motor matik bergaya retro.
Setelah pasar ramai dengan Honda Scoopy, Yamaha Fazzio Hybrid, hingga Grand Filano, kini muncul satu nama baru yang mulai mencuri perhatian, yaitu Honda F125.
Sekilas, motor ini langsung mengingatkan pada skuter klasik bergaya Eropa.
Tapi jangan salah, di balik tampilannya yang kalem, Honda F125 membawa teknologi modern khas motor-motor Honda generasi terbaru.
Kalau benar nantinya dijual di Indonesia, bukan tidak mungkin motor ini bakal jadi pesaing serius di kelas skutik retro premium.

Desain Retro Klasik, Tapi Tetap Modern
Hal pertama yang bikin Honda F125 menarik tentu desainnya.
Honda menghadirkan bodi serba membulat dengan siluet klasik yang langsung mengingatkan pada skuter-skuter Eropa.
Lampu depan berbentuk oval, bodi samping yang mengalir, hingga buritan yang sederhana membuat tampilannya terlihat elegan tanpa berlebihan.
Meski mengusung gaya lawas, sentuhan modern tetap terasa lewat penggunaan lampu LED, panel instrumen kombinasi digital-analog, serta finishing bodi yang terlihat premium.

Karakter desain seperti ini cukup berbeda dibanding Honda Scoopy yang lebih playful atau Yamaha Fazzio yang tampil minimalis. Honda F125 justru menawarkan kesan lebih dewasa dan elegan.
Mesin 125 cc eSP+ Andal untuk Harian
Jangan tertipu tampilannya yang klasik.
Honda F125 dibekali mesin 125 cc eSP+ satu silinder berpendingin cairan yang sudah dikenal irit sekaligus responsif.
Teknologi eSP+ sendiri sudah terbukti digunakan di berbagai motor Honda sehingga performanya cukup matang untuk penggunaan harian, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.
Dengan karakter mesin tersebut, Honda F125 lebih mengutamakan kenyamanan berkendara dibanding mengejar performa agresif.
Fitur Modern Tetap Lengkap
Walaupun tampil retro, fitur yang dibawa sudah mengikuti kebutuhan zaman.

Beberapa fitur yang tersedia antara lain:
Artinya, pengguna tetap mendapatkan nuansa klasik tanpa harus kehilangan kenyamanan motor modern.
Bisa Jadi Rival Baru Skutik Retro di Indonesia
Kalau melihat pasar Indonesia saat ini, Honda F125 punya peluang menarik.

Segmen motor matik retro sedang berkembang pesat berkat tingginya minat anak muda terhadap motor yang punya karakter dan desain berbeda.
Saat ini pasar tersebut dihuni oleh:
Nah, Honda F125 bisa mengisi celah di antara ketiganya dengan menawarkan desain yang lebih premium, bodi yang lebih besar, serta mesin berpendingin cairan yang menjadi nilai tambah dibanding beberapa rivalnya.
Kalau Dijual di Indonesia, Berapa Harganya?
Di pasar luar negeri, melansir dari Greatbiker.com harga Honda F125 dipasarkan di kisaran 61.700 Baht. Kalau dikonversikan ke rupiah, nilainya berada di sekitar Rp31–32 jutaan.
Namun jika benar-benar masuk Indonesia, harga tersebut kemungkinan akan naik setelah ditambah biaya impor, pajak, dan penyesuaian spesifikasi.
Perkiraannya, Honda F125 bisa dijual di rentang Rp34–38 jutaan OTR, sehingga posisinya akan berada sedikit di atas Honda Scoopy dan Yamaha Fazzio, namun masih kompetitif untuk kelas skutik retro premium.

Kapan Masuk Indonesia?
Sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai rencana Astra Honda Motor membawa Honda F125 ke Indonesia.
Meski begitu, melihat tren motor matik retro yang terus berkembang, peluangnya sebenarnya cukup menarik.
Apalagi konsumen Indonesia mulai mencari skutik yang bukan hanya nyaman dipakai harian, tetapi juga punya desain yang unik dan berbeda.
Kalau Honda benar-benar membawanya ke Tanah Air, Honda F125 berpotensi menjadi alternatif baru bagi mereka yang ingin tampil klasik tanpa meninggalkan teknologi modern.
Tentu saja semua masih bergantung pada strategi Astra Honda Motor. Jika permintaan skutik retro premium terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, bukan tidak mungkin Honda F125 menjadi salah satu model global berikutnya yang meramaikan pasar Indonesia.
Kalau menurut Blackpals sendiri, apakah Honda F125 bakal sukses mengganggu dominasi Scoopy, Fazzio, bahkan Grand Filano jika resmi dijual di Indonesia?
[Ziz/timBX].