

JUN 27, 2016@21:00 WIB | 929 Views
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez merasa amat senang bisa finis kedua di Belanda. Karena ia melihat banyak insiden yang terjadi pada saat balapan.

Pada lomba yang digelar di sirkuit Assen, Belanda, Minggu (26/6/2016) kemarin balapan berjalan dalam sirkuit yang basah. Marquez sendiri mengawali balapan di posisi keempat di belakang, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, dan Scott Redding.\

Dalam balapan itu, Marquez sempat memimpin jalannya perlombaan. Namun pada akhirnya pebalap asal Spanyol itu finis di posisi runner-up dibelakang sang pemenang pertama, Jack Miller tim Honda Marc VDS. Padahal balapan sempat dihentikan sejenak melihat hujan yang turun begitu deras.
Sementara rival-rivalnya Marquez, Rossi jatuh diputaran kedua di awal balapan kedua sedangkan Jorge Lorenzo sejak awal sudah bermasalah sehingga hanya finis di posisi 10. Sementara itu, rekan setim Marquez, Dani Pedrosa juga jatuh meski bisa mengakhiri lomba dengan finis di urutan 12.
"Hari ini adalah balapan untuk kehilangan poin," kata pebalap juara dua kali itu seperti di kutip Motosport.
"Dibagian kedua Valentino sangat menekan aku bilang 'baiklah, aku tidak bisa mengikuti dia'. Aku membalap sendiri, tidak stres ataupun panik. Valentino Rossi sempat menekan keras sampai dua lap. Dia benar benar cepat, tapi saya bisa menekan dia," kata Marquez.

"Tapi ketika aku melihat dia jatuh, Lorenzo di belakang, aku melihat Miller berada di belakangku dan ketika dia melewatiku, aku cuma mengikuti dia saja. Finis kedua ini seperti sebuah kemenangan, karena balapannya dalam kondisi kritis dan 20 poin yang kudapat akan sangat penting di akhir kompetisi," pungkasnya. [ddy/timBX]