MENU
icon label
image label
blacklogo

Modifikasi Honda Jazz 2010, Penyaluran Hobi Benjol

FEB 09, 2016@22:00 WIB | 1,668 Views

Bagi Christopher atau biasa disapa Benjol, hobi kebut-kebutan yang diwarisi oleh ayahnya sejak kecil harus dapat tersalurkan. Maka dari itu Honda Jazz lansiran 2010 miliknya tersebut di modifikasi yang mengedepankan peforma mesin. Tidak ingin setengah-setengah dalam urusan mesin, Benjol mempercayakan Ns Garage untuk membuat peforma dapur pacu tunggangannya jadi maksimal.

Porting and polish menjadi menu utama untuk melancarkan pasokan bahan bakar dari dan ke ruang mesin. Head silinder dipapas 0,5 milimeter untuk menaikkan kompresi dalam ruang bakar. Agar menunjang fungsi mesin yang telah dioprek, Nico sang punggawa bengkel menyandingkan beberapa perangkat aftermarket. Kopling stage 2 Exedy dipercaya mampu menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Kemudian untuk melancarkan putaran mesin, peranti pulley dan throtlle bodi bawaan pabrik berganti dengan buatan Under Control.

Tidak sampai disitu saja, sistem ECU dari mobil kesayangan Benjol tersebut diganti dengan menggunakan Dastek. Saluran gas buang semakin lancar berkat penggunaan down pipe ORD dan juga muffler Kakimoto. Hasil modifikasi tadi mampu membuat Honda Jazz generasi kedua tersebut kini memiliki tenaga 157 hp diatas mesin dyno test.

Untuk menunjang penampilan dan juga membuat mobil menjadi stabil dalam kecepatan tinggi, Nico menyematkan coilover merek BC Racing. Velg standar sudah pasti ditanggalkan untuk memasukan velg Enkei RTF 01 berukuran 16 inci. Balutan ban Toyo dengan ukuran 195/50 R16 bersanding mulus dengan velg berkelir putih tersebut. Mobil yang kencang harus didukung peranti rem yang mumpuni, untuk itu Benjol mempercayakan produk Brembo Max.

Masuk kedalam kabin, cowok berperawakan kurus ini menyingkirkan kursi belakang untuk mengurangi bobot mobil. Agar kesan racing pada mobilnya semakin kentara, jok Bride dan seatbelt Takata bersanding pada bagian depan. Adapun peranti In Car Entertainment (ICE) pada Honda Jazz miliknya tetap dipertahankan. Hal ini dikarenakan untuk mengusir rasa jenuh dalam kendaraan. Untuk itu Benjol mengganti head unit standar dengan merek Pioneer 5050 UB.

Warna Silver bawaan pabrik pada tunggangan kesayangannya tersebut kini berganti menjadi Kuning. Hal ini berkat pemakaian cutting stiker yang dilakukannya sendiri. Yup, Christopher ternyata memiliki usaha cutting stiker dengan nama West Car Wrapping. Mobil kesayangannya ini menjadi alat promosi bagi bisnis yang baru ditekuninya. Menurutnya, hasil modifikasinya kali ini tidak serta merta membuatnya puas. Kedepan, Ia hendak mengganti mesin aslinya dengan mesin berkode L15B berikut piston high compression. [dw/timBX]

Tags :

#
modifikasi honda jazz 2010,
#
modifikasi honda jazz,
#
modifikasi honda,
#
modifikasi,
#
honda jazz