

JUL 01, 2026@12:00 WIB | 90 Views
Selama ini banyak orang menilai sebuah mobil listrik dari angka tenaga, kapasitas baterai, atau jarak tempuhnya. Padahal, pengalaman berkendara justru dimulai dari sesuatu yang tidak selalu terlihat, yakni platform yang menjadi fondasi kendaraan itu sendiri.
Hal inilah yang coba ditawarkan LEPAS melalui LEX Intelligent New Energy Platform, sebuah platform yang dikembangkan khusus untuk kendaraan energi baru dan menjadi basis dari LEPAS E4 EV. Alih-alih hanya mengejar performa, platform ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih stabil, lebih lapang, lebih senyap, sekaligus lebih efisien.
"Bagi kami, LEX Platform bukan sekadar fondasi kendaraan, tetapi fondasi dari seluruh pengalaman berkendara LEPAS E4 EV. Melalui platform ini kami menghadirkan kendaraan yang lebih stabil saat dikendarai, lebih lapang untuk seluruh penumpang, lebih senyap di dalam kabin, serta lebih efisien dalam mengelola energi," ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui empat karakter utama yang menjadi DNA LEX Platform: More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Energy-Efficient.
More Stable Dengan Tuned Chassis?
Karakter pertama pada LEPAS E4 EV ada pada Tuned Chassis. Semuanya berdasarkan karakteristik produk global dan pemakaian suspensi MacPherson dan Suspensi belakang Multi-Link Independent. Kedua kombinasi ini berikan stabilitas saat kecepatan tinggi tapi tetap nyaman dalam kondisi jalanan maupun tikungan ataupun guncangan di jalan.
Ruang kabin juga menjadi salah satu fokus utama. Dengan wheelbase sepanjang 2.700 mm, proporsi kendaraan memberikan ruang yang lebih lega bagi seluruh penumpang. Tidak hanya menciptakan kenyamanan saat digunakan sehari-hari, tetapi juga membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih rileks.
Yang tak kalah menarik adalah perhatian LEPAS terhadap kualitas akustik kabin. Optimalisasi Noise, Vibration and Harshness (NVH) dilakukan sejak tahap pengembangan platform sehingga suara motor listrik, hembusan angin, hingga kebisingan dari permukaan jalan dapat diminimalkan. Hasilnya adalah kabin yang lebih tenang dan pengalaman berkendara yang terasa lebih premium.
Efisiensi adalah kunci terakhir
Efisiensi menjadi karakter terakhir yang melengkapi LEX Platform. Arsitektur kendaraan dirancang untuk mengoptimalkan konsumsi energi, kemudian dipadukan dengan baterai berkapasitas 65,05 kWh. Sumber tenaga tersebut menggerakkan motor listrik bertenaga 160 kW (215 hp) dengan torsi 275 Nm, sekaligus didukung teknologi DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.
Dari balik seluruh angka tersebut mobil listrik modern pun bukan bicara akselerasi instan atau jarak tempuh. Namun, pesan yang LEPAS sampaikan sebenarnya simpel. Mobil listrik modern ini bukan sekedar akselerasi instant belaka. Namun, bagaimana penumpang bisa merasakan kenyamanan dan efisien energi dalam setiap perjalanan.
Lewat LEX Platform sendiri, LEPAS E4 EV sendiri berikan inovasi terbaru dan fitur yang memadai bagi pengguna. Dengan pondasi kendaraaan seperti ini harapannya bisa menjawab kebutuhan konsumen. Namun, apakah bisa menjawab ekspektasi dari konsumen lainnya? Sebuah pertanyaan menarik yang tatkala butuh pembuktian dari LEPAS E4 EV tersebut. [Adi/TimBX]