MENU
icon label
image label
blacklogo

Lamborghini Terzo Millenio Dilahirkan sebagai Killer Supercar, Semi Autonomous dan Self-Healing System

NOV 07, 2017@16:00 WIB | 573 Views

Lamborghini telah menggabungkan ide dan konsep ‘killer supercar’ bersama dengan Massachusetts Institute of Technology, supercar ini kemudian diberinama Lamborghini Terzo Millenio. Keputusan kelahiran supercar ini disampaikan saat MIT’s EmTech conference, dengan DNA all-electric concept car dan fitur sport yang tersalurkan pada bodywork dan kapasitasnya sebagai semi autonomous.

Bagian powertrain, Terzo Millenio didukung dengan empat motor listik, setiap satu mesin bekerja untuk satu roda. Teknologi ini jauh dari perkembangan electric vehicle yang berkembang saat ini, karena setiap motor listrik disuplai dari supercapacitors. Lamborghini mempercayai  supercapacitors menjadi jawaban atas keterbatasan mobil listrik saat ini.  Teknologi supercapacitors dapat mengisi dan melepaskan tenaga lebih cepat, serta menyimpan lebih banyak energi.

Estetika dan kecanggihan Terzo Millenio terbungkus dalam bodywork yang mengesankan benar-benar melebihi teknologi yang berkembang saat ini. Fokus pengerjaan bodywork yang dihasilkan antara Lamborghini dan MIT, dengan menggunakan body carbon fiber sebagai panels penyimpan energy medium, dan  menyalurkan energy dari bodywork ke baterai. Material bodywork dapat mendeteksi small cracks dan menutup kembali celah tersebut, untuk mencegah keretakan meluas yang menyebabkan kerusakan langsung. Mereka menyebutnya sebagai self healing system.

Terzo Millenio bersikeras melawan full autonomous car yang telah eksis. Namun Lamborghini percaya bahwa limited autonomous car memiliki slot tersendiri diantara supercar nanti. Karena semi autonomous, Terzo Millenio mampu melatih pemiliknya untuk menyetir mobil dengan lebih baik, dengan menunjukkan jalur terbaik disekitar trek. Seperti instrukur tim pada sebuah balapan, namun sebenarnya mesin yang bekerja, fitur ini disebut sebagai Lambo virtual coach.

Dari keseluruhan teknologi yang dicangkokan pada Terzo Millenio, autonomous driving function memiliki jarak paling dekat ke sesi produksi. Sepupu Lamborghini, Audi, telah mengajarkan bagaimana self driving car menatap kecepatan pada lap race track. Seperti halnya Roborace yang telah melakukannya.

Meski Terzo Millenio siap diproduksi, namun belum ada rencana  kapan sang killer supercar ini diproduksi. Rencana ini sekaligus mempertahankan tradisi mesin V12 milik Lambo yang masih memiliki jangka waktu kinerja di masa depan. Semoga tidak hanya berhenti di konsep, karena pecinta Lambo pasti akan memburu Terzo Millenio.[Ahs/TimBX]

Tags :

#
auto news,
#
lamborghini,
#
terzo millenio,
#
supercar,
#
semi autonomous car