

APR 01, 2026@12:30 WIB | 57 Views

Nama legendaris Freelander yang dulu sempat populer di era 90an kembali dihidupkan lagi. Bukan lagi sebagai produk mobil Land Rover, nama Freelander kini menjadi sebuah brand mandiri dibawah kerjasama Jaguar Land Rover (JLR) dengan Chery yang menghadirkan mobil berorientasi ramah lingkungan.
Seperti yang dilansir CarNewsChina, Selasa (31/3/2026), dalam peluncuran brand Freelander ini, JLR dan Chery menghadirkan mobil konsep pertama mereka yaitu Concept 97. Nama tersebut hadir sebagai penghormatan kepada tahun debut original Freelander pada 1997.
Meski sekarang Freelander menjelma menjadi brand mandiri, tapi kesan retro dari Freelander original masih sangat terasa di Concept 97 ini. Seperti siluet boxy yang tangguh, mengingatkan kita pada sosok Defender baru. Namun ada bagian unik seperti lampu depan pixel LED dan pintu model suicide doors.

Freelander di versi terbaru ini sejatinya sudah menggunakan platform yang tergolong canggih yaitu T1X dari Chery. Penggunaan platform ini membuat nantinya Freelander bisa memasangkan teknologi berbasis ramah lingkungan seperti Hybrid, Plug-In Hybrid, hingga full EV.
Lalu dari segi pengisian daya, mobil-mobil Freelander nantinya mendukung pengisian daya super cepat 6C supercharging. Hal ini berkat baterai "Freevoy" hasil kolaborasi dengan CATL, yang mampu mencapai daya pengisian hingga 360 kW.

Lalu untuk sistem mengemudi sendiri sudah mengusung sensor LiDAR 896-line dari Huawei Qiankun (ADS 4.1). Disebutkan sistem LiDAR ini merupakan yang terbaik dalam membaca berbagai kondisi jalan secara akurat.
Bagian interior sendiri bakal hadir dengan format tiga baris dengan konfigurasi 2-2-2 alias baris kedua dengan model captain seat. Lalu kabin dan dasbor ini akan punya layar canggih dengan chip Qualcomm Snapdragon 8397. Serta mode offroad yang sangat pintar dengan sistem i-ATS intelligent all-terrain pertama di dunia dan tiga pengunci differential.

Produksi massal model pertama Freelander bakal dibuat di pabrik Changshu, Tiongkok pada akhir tahun 2026. Menariknya, lini produksi ini akan menggantikan posisi Land Rover Discovery Sport dan Range Rover Evoque yang masa produksinya akan segera berakhir.
Dan meski ini mobil berbasis di Tiongkok, tapi Freelander masih punya DNA Inggris yang sangat kuat. Seperti desain mobil yang dibuat oleh tim global JLR di Gaydon, Inggris. Dan mobil ini juga diplot untuk dijual secara global ke berbagai negara. [edo/timBX]