MENU
icon label
image label
blacklogo

Nick Cassidy Juara Formula E Meksiko

JAN 12, 2026@13:00 WIB | 63 Views

Formula E Meksiko Kali ini bikin Tim Citroen Tersenyum

Seri Mexico City E-Prix pada kalender FIA ABB Formula E World Championship menghadirkan kejutan besar. Balapan yang digelar di Autódromo Hermanos Rodríguez pada Minggu (11/1/2026) menjadi panggung kemenangan perdana bagi Citroën Racing, sekaligus mengubah peta persaingan awal musim.

Pembalap Citroën Racing, Nick Cassidy, tampil impresif dengan strategi balap yang efektif dan eksekusi tanpa kesalahan. Start dari posisi ke-13, Cassidy perlahan merangsek ke depan, memanfaatkan momentum Attack Mode dan dinamika balapan yang ketat hingga akhirnya mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya sampai garis finis.

Kemenangan Perdana Bersama Tim Citroen

Kemenangan ini bukan hanya menjadi pencapaian personal bagi Cassidy, tetapi juga berdampak langsung pada klasemen. Hasil di Mexico City membawa Cassidy memimpin klasemen sementara pembalap, sementara Citroën Racing naik ke posisi puncak klasemen tim.

Cassidy mengakui bahwa kemenangan tersebut tidak datang secara instan. Strategi, pengelolaan energi, serta komunikasi dengan tim menjadi faktor penentu di sirkuit yang dikenal menuntut konsistensi dan ketenangan. Start dari luar sepuluh besar membuat balapan ini menjadi ujian kesabaran, namun hasil akhir menunjukkan efektivitas pendekatan yang diambil sepanjang lomba.

Dari sisi tim, kemenangan di Mexico City menandai langkah penting dalam progres Citroën Racing di musim Formula E kali ini. Setelah beberapa musim berjuang membangun fondasi performa, hasil ini menjadi indikasi bahwa paket mobil dan strategi tim mulai menemukan titik optimal.

Vergne Juga Masuk Zona Poin

Pembalap Citroën Racing lainnya, Jean-Éric Vergne, juga berkontribusi dengan finis di zona poin meski memulai balapan dari posisi belakang. Konsistensi Vergne membantu tim mengamankan poin krusial dan memperkuat posisi di klasemen konstruktor, terutama di fase awal musim yang sangat menentukan.

Balapan di Mexico City sendiri berlangsung kompetitif, dengan sejumlah insiden kecil dan pertarungan ketat di tengah grid. Manajemen energi menjadi faktor krusial, mengingat karakter sirkuit yang memadukan lintasan cepat dan sektor teknis. Dalam konteks ini, tim-tim dengan strategi fleksibel terlihat lebih diuntungkan.

Hasil balap Mexico City E-Prix kali ini jadi sinyal kuat kalau musim Formula E 2026 sendiri akan berlangsung ketat dan sulit diprediksi. Dengan satu seri selesai dan pemimpin klasemen baru terbentuk, persaingan pun bakalan akan semakin intens di balapan-balapan berikutnya, seiring tim dan pembalap terus mencari keunggulan kompetitif di era balap listrik yang semakin matang. [Adi/TimBX]

Tags :

#
citroen,
#
formula e