MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Ferrari Rencanakan Perubahan Mesin Signifikan untuk Musim 2020

DEC 15, 2019@09:11 WIB | 658 Views

Ferrari membuat perubahan yang cukup signifikan untuk mesin Formula 1 serta menambahkan downforce lebih banyak ke mobilnya untuk musim 2020, dalam upaya menyingkirkan keunggulan Mercedes.

Sebastian Vettel dan Charles Leclerc hanya memenangi tiga balapan pada 2019 ketika Lewis Hamilton dan Mercedes meraih gelar ganda lainnya, keenam Mercedes secara beruntun.

Empat pabrikan mesin F1 telah berkumpul di musim kelima era turbo-hybrid V6 tetapi meskipun peraturan aerodinamis dan mesin tidak ada perubahan untuk musim 2020, Ferrari telah memilih untuk melakukan perombakan karena percaya ada lebih banyak potensi untuk dikembangkan.

"Kami telah mengubah cukup banyak unit daya kami, dalam hal arsitektur dan silinder," kata Mattia Binotto (kepala tim Ferrari).

"Ini ulasan yang cukup besar hanya demi menunjukkan bahwa ada potensi yang bisa dikembangkan jauh lebih baik, ada banyak hal yang bisa dilakukan.

"Perubahan yang kami cari musim depan adalah perubahan yang cukup signifikan pada mesin itu sendiri."

Meskipun Ferrari menetapkan keunggulan kecepatan pada trek lurus yang sangat dominan pada 2019, Ferrari memiliki kekurangan di tikungan yang terbukti menjadi kerugian dalam beberapa balapan.

Sementara pengembangan mesinnya bertujuan untuk mempertahankan sisi positif dan jika tidak memiliki peningkatan, maka kelemahan downforce adalah bidang utama lain yang perlu menjadi target untuk musim 2020.

"Mobil kami untuk musim depan bertujuan untuk lebih banyak downforce, dan tentunya itu akan menghadapi lebih banyak hambatan," kata Binotto. "Kami tidak mengira akan berada di garis lurus seperti sebelumnya. Tapi Anda tidak pernah tahu apa yang dilakukan orang lain.

"Dari setiap hal yang kami pelajari, kami menyadari bahwa kami perlu memiliki lebih banyak downforce seperti akhir musim.

"Jadi, mobil kami bertujuan untuk menurunkan daya dan sebagai konsekuensinya, kami harus bekerja lebih keras."

Ferrari sedang dalam proses menyelesaikan desain sasis 2020, Binotto mengatakan bahwa masih ada beberapa tahap untuk menetapkan spesifikasi mobil jelang uji coba pra-musim di Barcelona.

Tim akan meluncurkan mobilnya pada 11 Februari 2019, delapan hari sebelum uji coba selama tiga hari di Spanyol.

"Kami akan melalui semua homologasi," kata Binotto. "Kami menjalani uji tabrakan untuk homologasi, tetapi kami masih mengembangkan di terowongan angin. Tentu saja, konsepnya telah ditentukan."[ade/hsn/timBX]

Tags :

#
f1,
#
ferrari,
#
sebastian vettel,
#
charles leclerc