MENU
icon label
image label
blacklogo

Ducati DesertX V2 Resmi Hadir di Indonesia

JUN 18, 2026@19:11 WIB | 69 Views

Ducati Indonesia resmi meluncurkan DesertX V2, generasi kedua motor adventure enduro mereka yang telah didesain ulang secara menyeluruh dari nol. Model terbaru ini sebelumnya diperkenalkan secara global melalui Ducati World Première 2026 di Bologna pada Februari lalu, dan kini resmi memasuki pasar Indonesia. Peluncuran ini bukan sekadar menghadirkan motor baru, Ducati Indonesia sekaligus memperkenalkan ekosistem baru yang lebih lengkap bagi para Ducatisti di Tanah Air.

Bersamaan dengan peluncuran DesertX V2, Ducati Indonesia membuka showroom baru di kawasan Pondok Indah yang tampil dengan nuansa premium dan atmosfer eksklusif khas Ducati. Tepat di depan showroom, hadir pula Ducati Coffee Shop yang terbuka untuk umum setiap akhir pekan, dan khusus melayani pelanggan Ducati pada hari kerja.

Sementara itu, layanan purnajual kini dipisahkan ke bengkel resmi yang beralamat di Jl. RC. Veteran Raya No. 68, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan  mencakup perawatan, perbaikan, serta penjualan aksesori dan suku cadang resmi. Dengan relokasi ini, showroom lama di Bintaro resmi ditutup.

Mesin Baru yang Jadi Fondasi Segalanya

Jantung dari DesertX V2 adalah mesin V2 890 cc yang sepenuhnya baru, diklaim sebagai mesin dua silinder paling ringan dengan empat katup per silinder yang pernah diproduksi Ducati. Dengan output 110 HP di 9.000 rpm dan torsi puncak 92 Nm di 7.000 rpm, mesin ini dibekali teknologi IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di kelasnya. Teknologi ini memastikan tenaga tersalurkan secara merata di seluruh rentang putaran, dengan respons gas yang spontan setiap kali tuas gas dibuka.

Yang menarik, 70% dari torsi maksimum sudah tersedia sejak 3.000 rpm, artinya motor terasa responsif bahkan di putaran rendah, sangat berguna saat melewati rintangan off-road yang membutuhkan akselerasi presisi.

Rasio gigi juga dirancang khusus: empat gigi pertama dibuat lebih pendek untuk menaklukkan medan berat, sementara gigi keenam diperpanjang demi efisiensi bahan bakar saat perjalanan jarak jauh. Keandalan mesin ini juga terbukti dari jadwal servis yang sangat panjang,  ganti oli setiap 15.000 km dan pengecekan celah katup baru diperlukan di 45.000 km, menjaga biaya perawatan tetap rendah dalam jangka panjang.

Rangka Monokok dan Suspensi Berkarakter Balap

Salah satu perubahan paling signifikan pada DesertX V2 adalah penggunaan rangka monokok yang unik di segmennya. Pada desain ini, mesin sekaligus berfungsi sebagai airbox, sehingga konstruksi menjadi lebih ringkas, lebih kaku, dan lebih efisien secara struktural. Hasilnya adalah pengendalian yang lebih intuitif sekaligus bobot keseluruhan yang lebih terjaga. Posisi airbox yang baru juga memberikan akses lebih mudah ke filter udara, yang bisa dilepas dan dibersihkan dengan cepat setelah sesi off-road.

Di bagian suspensi, DesertX V2 menggunakan garpu depan KYB 46 mm upside-down yang fully adjustable dengan travel 230 mm, lengkap dengan penyesuaian hidrolik independen di kedua sisi. Suspensi belakang kini dilengkapi sistem penghubung progresif, solusi yang secara signifikan meningkatkan kenyamanan sekaligus performa di medan kasar.

Untuk pengereman, sistem Brembo M4.32 dengan cakram ganda 305 mm hadir dengan kampas khusus dan pompa aksial yang didesain ulang, memberikan modulasi yang lebih baik saat off-road tanpa mengorbankan daya henti di jalan raya.

Elektronik Canggih, Kendali di Tangan Pengendara

DesertX V2 hadir dengan paket elektronik generasi terbaru berbasis platform inersia 6-sumbu (IMU) yang mampu mendeteksi gerakan roll, pitch, dan yaw secara real time. Data ini menjadi fondasi bagi seluruh sistem kontrol, mulai dari Cornering ABS dengan empat tingkat intervensi, Ducati Traction Control (DTC)Ducati Wheelie Control (DWC), hingga Engine Brake Control (EBC), semuanya dapat disesuaikan secara individual oleh pengendara.

Keenam Riding Mode yang tersedia beberapa pilihan Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally.  Keenam mode tersebut mengkonfigurasi seluruh sistem elektronik secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Dua mode terakhir, Enduro dan Rally, dirancang khusus untuk penggunaan off-road dan bahkan mengizinkan ABS dinonaktifkan sepenuhnya bagi pengendara yang lebih mahir. Ducati Quick Shift 2.0 yang baru hadir tanpa sensor eksternal, sehingga lebih terlindungi dari benturan, lumpur, dan debu,  detail kecil yang sangat berarti di medan off-road.

Semua informasi ditampilkan pada dasbor TFT 5" baru dengan resolusi 800 x 480 yang menampilkan tiga mode tampilan: Road, Road Pro, dan Rally. Mode Rally secara khusus mengubah dasbor menjadi alat navigasi sejati lengkap dengan pengukur perjalanan  fitur yang akan sangat diapresiasi para petualang jarak jauh.

Desain dan Ergonomi yang Lahir dari Fungsi

Ducati merancang DesertX V2 dengan filosofi form follows function  setiap elemen desain hadir karena alasan fungsional. Bagian depan yang 20 mm lebih rendah dari model sebelumnya membuat tampilan motor lebih dinamis dan ringan secara visual. Spakbor depan yang diposisikan lebih tinggi memberikan ruang lebih besar di atas ban, sehingga lumpur tidak mudah menyumbat roda saat melintasi medan berat.

Tangki bahan bakar dari bahan polimer berkapasitas 18 liter dirancang lebih ramping dan ringan, dengan volume yang ditempatkan serendah mungkin untuk menurunkan titik berat motor. Tinggi jok berada di 880 mm, namun dapat diturunkan hingga 840 mm menggunakan jok rendah dan kit suspensi khusus  membuat motor ini lebih aksesibel bagi pengendara dengan postur lebih pendek. Panel samping bertekstur memudahkan pengendara untuk berdiri di atas pijakan saat melewati rintangan, sementara dasbor horizontal dengan utility bar standar membebaskan ruang untuk memasang perangkat navigasi tambahan.

Secara keseluruhan, Ducati DesertX V2 hadir sebagai pernyataan serius Ducati di segmen adventure enduro, bukan sekadar pembaruan kosmetik, melainkan rekonstruksi menyeluruh yang lahir dari pengalaman bertahun-tahun di kompetisi off-road paling ekstrem di dunia. Motor ini dirancang agar mudah dinikmati oleh pengendara harian, namun tetap mampu memberikan performa tinggi di tangan seorang profesional.[Ahs/timBX]

Tags :

#
ducati indonesia,
#
ducati desertx v2