MENU
icon label
image label
blacklogo

DessertX V2, Motor Baru Ducati dengan Tampilan Lebih Berisi

MAR 03, 2026@15:00 WIB | 67 Views

Mesin V2 Baru, Sasis Monokok, Siap Libas Gurun dan Aspal

Borgo Panigale kembali menegaskan keseriusannya di segmen adventure sejati. Lewat ajang Ducati World Première 2026, generasi kedua Ducati DesertX resmi diperkenalkan sebagai evolusi total dari model sebelumnya. Bukan sekadar facelift, motor ini dibangun ulang dari nol. Seperti mesin baru, rangka baru, ergonomi baru, dan paket elektronik yang lebih matang.

Kalau generasi pertama sudah dianggap benchmark di kelas maxi-enduro beroda depan 21 inci, versi 2026 ini datang dengan ambisi lebih besar dari sebelumnya, performa profesional yang tetap ramah untuk semua level rider.

Mesin V2 890 cc Lebih Ringan dan Lebih Responsif

Jantung terbaru DesertX adalah mesin V2 890 cc generasi terbaru Ducati. Ini adalah mesin dua silinder empat katup paling ringan yang pernah diproduksi Ducati, dilengkapi sistem IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di kelasnya.

Output tenaganya mencapai 110 hp di 9.000 rpm dengan torsi 92 Nm di 7.000 rpm. Yang menarik bukan cuma angka puncaknya, tetapi kurva torsinya. Sekitar 70% torsi sudah tersedia sejak 3.000 rpm. Artinya, saat keluar tikungan tanah atau saat butuh traksi instan di jalur berbatu, respons throttle terasa cepat dan padat.

Rasio gearbox juga disesuaikan karakter adventure: empat gigi pertama dibuat lebih pendek untuk obstacle technical, sementara gigi enam lebih panjang demi efisiensi dan cruising nyaman. Interval servisnya impresif. Kemudian cek klep di 45.000 km dan ganti oli tiap 15.000 km atau dua tahun adalah angka yang kompetitif di kelasnya.

Sasis Monokok dan Suspensi Siap Balap

DesertX 2026 menggunakan rangka monokok khusus, dengan mesin sebagai elemen struktural sekaligus airbox. Desain ini membuat konstruksi lebih ringkas, rigid, dan efisien. Subframe trellis belakang tetap mempertahankan DNA Ducati, sementara swingarm aluminium dua sisi dikembangkan spesifik untuk kebutuhan off-road berat.

Suspensinya mengandalkan KYB fully adjustable. Fork depan upside-down 46 mm menawarkan travel 230 mm dengan pengaturan hidrolik independen di kedua kaki. Monoshock belakang juga fully adjustable dengan travel 220 mm dan sistem progressive linkage. Setup ini dirancang untuk tetap stabil di kecepatan tinggi, namun tetap patuh saat menghantam jalur kasar.

Sistem pengereman mengandalkan kaliper radial Brembo M4.32 dengan dual disc 305 mm. Modulasi tuas disesuaikan agar tetap presisi saat off-road tanpa kehilangan daya henti di aspal.

Velg jari-jari tubeless 21 inci di depan dan 18 inci di belakang dibalut ban Pirelli Scorpion Rally Street ukuran 90/90 dan 150/70. Kombinasi ini memberi fleksibilitas antara touring dan light off-road, dengan opsi ban lain dari lini Scorpion untuk kebutuhan lebih ekstrem.

Ergonomi dan Tangki Baru Bikin Makin Lincah

Tangki polimer 18 liter didesain ulang agar lebih ramping dan ringan, dengan distribusi bahan bakar lebih rendah untuk menurunkan center of gravity. Hasilnya adalah manuver yang lebih ringan, terutama saat berdiri di atas footpeg.

Segitiga ergonomi juga berubah. Footpeg sedikit mundur, jok dan stang lebih maju, menciptakan posisi duduk lebih tegak namun tetap agresif. Tinggi jok standar 880 mm dan bisa diturunkan hingga 840 mm dengan jok rendah serta kit suspensi khusus.

Panel samping bertekstur meningkatkan grip paha saat riding berdiri. Spakbor depan kini lebih tinggi untuk toleransi lumpur lebih baik. Detail-detail ini menunjukkan bahwa motor ini memang dirancang untuk digunakan, bukan sekadar tampil adventure.

Elektronik 6-Axis IMU sangat Off-Road Friendly

DesertX terbaru dibekali platform IMU 6-axis yang mengontrol Cornering ABS, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), dan Engine Brake Control (EBC).

Ada enam riding mode: Sport, Touring, Urban, Wet, serta dua mode khusus off-road — Enduro dan Rally. ABS memiliki empat level, dengan opsi nonaktif penuh di mode Enduro dan Rally.

Quick Shift 2.0 generasi terbaru kini tanpa sensor eksternal, lebih tahan terhadap lumpur dan benturan. Panel instrumen TFT 5 inci resolusi 800 x 480 hadir dengan tiga Info Mode: Road, Road Pro, dan Rally. Mode Rally menampilkan fungsi navigasi dan trip layaknya rally bike sungguhan.

Desain Modern, Fungsional, Tanpa Basa-Basi

Secara visual, DesertX tetap mempertahankan siluet khasnya, namun kini lebih dinamis dengan bagian depan 20 mm lebih rendah. Filosofi form follows function terasa kuat. Karena  setiap elemen punya alasan teknis.

Ekor minimalis memudahkan pemasangan aksesori seperti tangki tambahan 8 liter, side pannier aluminium, atau soft luggage hasil kolaborasi dengan Mosko Moto. Ducati juga menyediakan aksesori performa seperti exhaust titanium hasil kerja sama dengan Termignoni.

Spesifikasi Utama Ducati DesertX 2026

  • Mesin V2 890 cc
  • Tenaga 110 hp
  • Torsi 92 Nm
  • Bobot basah tanpa bensin 209 kg
  • Tangki 18 liter
  • Suspensi KYB fully adjustable (230 mm depan / 220 mm belakang)
  • Velg 21” depan – 18” belakang tubeless
  • Brembo M4.32 radial calipers
  • IMU 6-axis dengan ABS Cornering, DTC, DWC, EBC
  • TFT 5 inci + 6 Riding Mode

Generasi kedua DesertX bukan sekadar upgrade kosmetik. Ini adalah redefinisi adventure Ducati dengan fokus serius pada performa off-road tanpa mengorbankan karakter aspal khas Borgo Panigale. Dengan mesin V2 baru yang lebih ringan, sasis monokok eksklusif, suspensi balap, dan elektronik canggih, DesertX 2026 menjadi salah satu paket adventure paling komprehensif di kelasnya.

Bagi rider yang mencari motor penjelajah modern dengan kemampuan teknis tinggi namun tetap usable harian, DesertX terbaru ini jelas layak masuk radar. [Adi/TimBX]

Tags :

#
ducati,
#
dessertx