MENU
icon label
image label
blacklogo

BYD Hadirkan Baterai Blade 2.0, Punya Waktu Isi Daya Secepat Kilat

MAR 06, 2026@13:00 WIB | 84 Views

Gak sekedar terus menghadirkan mobil ramah lingkungan, BYD juga terus mengembangkan beberapa teknologi pendukungnya. Salah satunya yang baru saja mereka hadirkan yaitu teknologi baterai terbaru yang diberi nama Blade Battery 2.0.

Melansir Paultan, Kamis (5/3/2026), teknologi baterai ini diperkenalkan dalam sebuah pameran teknologi di Shenzhen, Tiongkok. Teknologi ini diklaim membawa revolusi dalam kecepatan pengisian daya serta densitas energi yang memecahkan rekor dunia untuk kendaraan produksi massal.

Di teknologi ini, BYD memperkenalkan fitur flash charging. Dalam presentasinya, chairman BYD, Wang Chuanfu menyebut untuk mengisi baterai dari ke 10 hingga 70 persen hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Bahkan untuk mengisi daya dari 10 hingga 97 persen cukup membutuhkan waktu 9 menit saja.

Gak cuma asal ngomong, mereka langsung mempraktekannya ke satu unit mobil BYD Sealion 07 EV. Unit mobil tersebut sudah terpasang sistem Blade Battery 2.0 ini. Hasilnya untuk mengisi daya dari 10 hingga 97 persen di 8 menit, 44 detik.

BYD tidak menggunakan patokan hingga full alias 100 persen. Alasan BYD adalah untuk memberi ruang bagi pemulihan energi dari sistem pengereman regeneratif yang bertujuan untuk efisiensi konsumsi energi yang lebih baik.

Selama ini, baterai di kebanyakan EV adalah penurunan performa baterai di suhu ekstrem. Namun, Blade Battery 2.0 telah mengatasi kendala ini. Salah satunya saat dipakai di wilayah Harbin yang sangat dingin di minus 20 derajat celcius, baterai ini tetap mampu mengisi daya dari 20 hingga 97 persen dalam waktu kurang dari 12 menit.

BYD juga mengklaim bahwa Blade Battery 2.0 ini memiliki densitas energi yang jauh lebih tinggi. Hal ini memungkinkan kendaraan seperti Yangwang U7 dan Denza Z9GT mencapai jarak tempuh lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian penuh.

Baterai ini juga punya tingkat keamanan yang terbaik. Bahkan baterai ini lolos tes tusuk jarum meskipun telah melalui 500 siklus pengisian kilat. Sistem baterai ini juga tetap stabil saat diuji benturan bawah dengan kekuatan 10 kali lipat dari standar nasional baru di Tiongkok.

Agar dampak penggunaanya bisa lebih terasa, BYD juga membangun ekosistem yang dinamakan ‘Flash Charging China”. Ekosistem ini memungkinkan BYD membuat 1.000 stasiun pengisian kilat di jalan tol pada Mei 2026, serta total 18.000 hingga 20.000 stasiun pengisian di seluruh Tiongkok pada akhir tahun 2026. [edo/timBX]

Tags :

#
byd,
#
baterai,
#
blade,
#
blade battery,
#
teknologi,
#
mobil listrik,
#
ev