

JUL 10, 2026@14:00 WIB | 84 Views

Produsen ban asal Jepang, Bridgestone selama 18 tahun mengembangkan ban yang tanpa angin alias Airfree. Dan setelah riset yang sangat panjang, mereka akhirnya bisa menjalankan ban tanpa angin produksi dari tahap prototipe ke fase komersial.
Melansir Carscoops, Kamis (9/7/2026), meski sudah dijalankan, tapi masih dalam status penggunaan dalam kecepatan terbatas. Pasalnya ban tanpa angin ini baru bisa dijalankan di kecepatan terbatas hanya 20 km/jam menggunakan sebuah mobil golf cart.
Mobil golf cart yang digunakan sendiri sejatinya cukup canggih karena dijalankan secara otonom tanpa bantuan manusia. Fungsi mobil golf cart dengan ban Airfree ini ditujukan untuk membawa warga lansia di sekitar kota.

Ban tanpa angin dari Bridgestone sendiri tidak menggunakan material keras yang berisiko cepat rusak atau merusak kenyamanan berkendara. Mereka memanfaatkan senyawa ramah lingkungan yang dapat didaur ulang. Konstruksinya mengandalkan ruji-ruji berbahan resin termoplastik lentur yang dibalut oleh tapak karet tipis yang menyentuh jalan.
Masaki Ota sebagai salah satu perwakilan insinyur dari Bridgestone menyebut pengembangan ban Airfree ini hadir ketika tim berhenti mencoba membuat material ban menjadi lebih keras. “Kami mencoba beralih resin fleksibel dan struktur unik yang mampu menyebarkan beban kendaraan secara lebih merata ke seluruh bagian ban”, ungkap Masaki.
Karena masih dalam tahap awal, mereka belum berani menggunakan ban ini dipacu di kecepatan lebih tinggi dari 20 km/jam. Bridgestone berdalih bahwa ban ini memang ditujukan ke kendaraan yang berjalan relatif lambat dan santai.

Oleh karena itu, ban tanpa udara ini masih sangat jauh dari kata siap untuk menggantikan ban konvensional pada mobil produksi massal saat ini. Sebelum teknologi ini mengalami lompatan besar berikutnya, penggunaan ban ini kemungkinan besar hanya akan ditemukan pada armada mobilitas kecil berkecepatan rendah di lingkungan yang terkendali.
Secara estetika, ban ini tampil mencolok dengan warna biru cerah yang disebut Bridgestone sebagai "Empowering Blue". Penggunaan warna ini sengaja dipilih untuk meningkatkan visibilitas kendaraan, baik pada siang maupun malam hari.
Hingga saat ini, Bridgestone belum menetapkan waktu pasti untuk memproduksi ban ini secara massal bagi publik. Mereka masih mengkaji model bisnis yang tepat, seperti rencana paket layanan yang menggabungkan penjualan ban dengan program daur ulang. [edo/timBX]