MENU
icon label
image label
blacklogo

Maaf Venom F5, SSC Tuatara 1759 hp Sebagai Hypercar Pertama Versi Produksi

JAN 29, 2020@18:00 WIB | 1,012 Views

Sesama prototype hypercar dari tanah Amerika, SSC Tuatara dan Venom F5 fenomena menarik bagi para teknisi untuk menghasilkan mobil yang tercepat. Dengan mesin 5,9 liter,V8, twin turbo,  pernah dibejeg di mesin dyno, dengan menghasilkan tenaga hingga 1759 hp dengan bahan bakar E85. Sementara dengan oktan 91 yang bercampur dengan E85 menghasilkan tenaga dibawahnya hanya 1500 hp. Dan hanya dengan BBM oktan 91 tenaga turun hanya 1350 hp.  Berita ini pernah kami sampaikan pada bulan Maret 2019 lalu.

Bagaimana proses kinerja mesin V8 menghasilkan tenaga hingga 1750 hp tersebut? Pada rumus umumnya, bahwa mesin bekerja dengan mengambil udara dan bahan bakar. Kemudian dikompres dalam tekanan tertentu, untuk disemprotkan di ruang bakar.

Semakin banyak udara dan bahan bakar yang bercampur, bakal menghasilkan tenaga yang banyak. Dan itulah yang membuat mesin V8 ini begitu menghasilkan tenaga yang galak. Karena support atas air intake dan injeksi bahan bakar yang bekerja secara maksimal.

Hanya beberapa mesin dengan kubikasi 5,9 liter, twin turbo, V8  menggerakkan roda SSC Tuatara menghasilkan tenaga hingga 1350 hp dengan bahan bakar oktan 91. Namun saat menggunakan bahan bakar E85 menghasilkan tenaga 1750 hp. Jadi bisa dibayangkan betapa berat system asupan udara dan bahan bakar. Menjelang launching pertama di Amerika pada 7 Februari mendatang, SSC telah merilis  info spesifik bagaimana mesin V8-nya bekerja, khususnya pada kustomisasi intake dan bahan bakarnya.

Desainer Tuatara bekerjasama dengan Nelson Racing Engines, sebuah perusahaan yang menghasilkan mesin balap drag.  Prinsipnya yang diterapkan adalah bagaimana menjaga usupan udara dingin sama pentingnya dengan bagaimana mengalirkan melalui air intake.

Aliran udara yang dingin dengan campuran bahan bakar itu menandakan bahwa kandungan oksigen jauh lebih besar, dan pada akhirnya bakal menghasilkan tenaga kuda yang lebih dahsyat.  Solusi yang mereka tawarkan adalah menukar udara panas ke udara dingin dua kali lipat.

Sedangkan pada faktor bahan bakar, tambahan dual throttle body berarti mengontrol udara secara presisi, dan pada akhirnya campuran udara segar dan bahan bakar masuk ke ruang mesin. Ketepatan SSC, pekerjaan dan analisa yang mendalam telah selesai, saat mendatangkan bentuk desain intake runner dengan right shape dan length. Udara segar dan bahan bakar masuk tepat dari 16 injektor bahan bakar untuk sampe ke mesin menghasilkan tenaga yang cukup ideal.

Nantinya, pemilik SSC Tuatara bakal melihat kedepan bagaimana hypercar ini berakselerasi, dari 0-98 km melesat cepat hanya 2,5 detik. Sedangkan seperempat mile hanya butuh 9,75 detik.  Belum pernah ujicoba kecepatan tertinggi, namun CEO SSC Jerod Shelby cukup yakin mobilnya dapat berlari pada kecepatan 444 kpj. Tidak sabar menunggu bagaimana versi produksi SSC Tuatara meluncur pada 7 Februari nanti, kami pun merasakan hal yang sama.[Ahs/timBX]

Tags :

#
ssc tuatara,
#
jerod shelby,
#
american hypercar,
#
venom f5