MENU
icon label
image label
blacklogo

Jakarta International Bike Week 2017 Pecahkan Rekor Muri Moge Paling Terbanyak

MAY 11, 2017@15:00 WIB | 912 Views

Acara Jakarta Internasional Bike Week (JIBW) 2017 yang telah berlangsung dari tanggal 6-7 Mei 2017 akhirnya membuat satu prestasi yang selalu di ingat bagi bikers di Nusantara.  Motor Besar Club (MBC) selaku penyelengara akhirnya disahkan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) telah memecahkan rekor untuk kategori pengunjung biker motor besar terbanyak.

Rekor sebelumnya dipegang oleh Reborn Indonesia, dengan 1.003 motor dalam acara di Pantai Ancol, Jakarta Utara. MBC memecahkan rekor tersebut, dengan mendatangkan 4.034 motor besar ke acara JIBW 2017. Penyerahan sertifikat MURI dilakukan oleh Osmas Semesta Susilo, Wakil Direktur MURI, kepada Irianto Ibrahim selaku Sekretaris Jenderal MBC.

Berlokasi di Parkir Timur Senayan, Jakarta hujan sempat membasahi area kegiatan namun para biker terlihat antusias untuk mengikuti jalannya acara. Dalam acara ini pula, para bikers melakukan petisi bersama mengenai uji coba memperbolehkan motor besar untuk masuk melewati jalan tol.

 “Ini bukan karena motor besar arogan,” tutur Irianto. Menurutnya, akses ke jalan bebas hambatan atau tol lebih ditujukan dengan tujuan untuk mengubah pandangan biker manca negara bahwa Indonesia bagai ‘neraka’ bagi pemotor utamanya karena masalah kemacetan, sehingga merasa sangat ragu untuk melakukan wisata motor baik di Jakarta dan bagian lain di Indonesia.

Biker berbadan tegap ini juga menyampaikan harapan kepada perhatian dan bantuan Pemerintah dalam upaya menyelesaikan masalah motor tak bersurat, dikarenakan banyak biker yang ingin mengurus surat motor namun tak mungkin dilakukan karena beberapa hal seperti umur motor yang telah tua, dan lain-lain.

Satu hal lagi yang diungkapkan adalah meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali tingginya harga motor besar di Indonesia. Satu motor besar yang dibanderol seharga 22.000 USD di negara produsennya misalnya, dapat dijual di Indonesia dengan harga mencapai 600 juta rupiah.

Hal itu berkaitan pula dengan pajak kendaraan motor besar yang dikenakan hingga lebih dari 125 persen. Diharapkan agar perbandingan harga motor besar di Asia yang cenderung lebih murah daripada di Indonesia dapat menjadi bahan pertimbangan. Pertimbangan lain adalah adanya potensi peningkatan penjualan motor akan justru meningkatkan pemasukan pajak pemerintah serta tentunya akan berpengaruh terhadap upaya meningkatkan pariwisata Indonesia. [ddy/timBX]

Tags :

#
jakarta international bike week 2017,
#
motor besar club,
#
komunitas motor besar,
#
komunitas,
#
komunitas motor,
#
blackpals