MENU
icon label
image label
blacklogo

70 Anggota TRiC Kunjungi Markas Penjaga Langit

AUG 02, 2016@10:25 WIB | 570 Views

Tiger Riders Club (TRiC) Jakarta beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Markas Penjaga Langit atau Kosekhanudnas 1 Jakarta ( Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional ). Ada sebanyak 70 anggota TRiC melakukan kunjungan yang bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi dan hubungan baik serta sosialisasi tentang budaya Safety Riding oleh para bikers sepeda motor Honda Tiger dengan TNI Angkatan Udara. 

Para anggota TRiC diberikan banyak pengetahuan tentang sejarah Markas Penjaga Langit atau Kosekhanudnas 1 Jakarta. Pangkosekhanudnas I Jakarta Marsma TNI Ir, Novyan Samyoga MM, mengatakan Kosekhanudnas I bertugas di bawah Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas), berkedudukan di Jakarta. 

"Lebih dari 17 ribu kepulauan, Republik Indonesia (RI) memerlukan satuan komando “penjaga langit”. Sebagai negara kepulauan, RI memerlukan 4 satuan sektor pertahanan udara guna mencakup seluruh wilayahnya," katanya.

Tujuan TRiC memilih untuk melakukan kunjungan ke Markas Penjaga Langit, karena TRiC ingin sesuatu yang beda dari komunitas motor lainnya. Selain itu TRiC merasa jenuh dengan kegiatan rutin seperti touring, hangout, bakti sosial dan kumpul-kumpul bikers. “TRiC menganggap perlu untuk  menambah asupan ilmu pengetahuannya diluar dunia automotif”, ujar Region Commander Dave.

Namun sebagian besar anggota juga banyak yang masih awam tentang dunia otomotif terutama safety riding di jalan umum. Agar acara kunjungan ini terlihat berjalan dua arah,  Region Commander Willy telah menyiapkan sisipan acara yang bersifat sharing knowledge terhadap sesama pengguna jalan. 

Apapun kesibukan dan kegiatan kita semua, di zaman modern ini tak pernah luput dari menggunakan akses jalanan. “Oleh karena ini, kami menganggap perlu untuk berbagi pengetahuan tentang apa itu Safety Riding di jalan raya kepada rekan-rekan militer”, kata Willy. 

Sharing Knowledge pada kegiatan safety riding kali ini bertujuan untuk melihatkan secara visual dan sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. Masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya bahkan merenggut korban jiwa yang tidak sedikit menjadi keprihatinan dari semua pihak. “Apalagi jika yang menjadi korban adalah prajurit TNI”, tegas Edo, selaku perwakilan dari Jaringan Aksi Keselamatan Jalan “JARAK AMAN”. [ddy/timBX]

RELATED ARTICLE