MENU
icon label
image label
blacklogo

4 Komunitas Daihatsu Sukseskan Talkshow Bertema Safety in Highway

NOV 20, 2022@18:00 WIB | 52 Views

Cara berkendara di jalan tol butuh beberapa skill dan perhatian tersendiri. Melihat angka kecelakaan di lintasan tol sering kali terjadi. Misal dari Jakarta Probolinggo yang sudah terhubung dengan tol sejauh 854 km, membutuhkan berapa kali istirahat dan berapa kali isi BBM. Nah teknis seperti ini yang harus diketahui, sebagian jalan trek lurus dan beberapa diantaranya tikungan.

Sharing edukatif untuk  Sahabat Klub Daihatsu dan pelanggan umum digelar dan dipackage dalam DAIHATSU WEEK yang berlangsung di Resta Pendopo KM 456, Salatiga, Jawa Tengah pada 17–20 November 2022. 

Daihatsu mengajak 4 Sahabat Klub, yaitu Terios Rusch Club Indonesia (TERUCI), Terios Indonesia (T-ID), All New Rush Terios Indonesia (ALERT!), dan Terios Club Indonesia (TCI).

Daihatsu Week diwujudkan dalam  talkshow bertema Safety in Highway ini dipilih karena pesatnya perkembangan Jalan Tol di Indonesia, sekaligus meningkatkan persiapan para pengemudi ketika akan berkendara menempuh perjalanan jauh melewati rute Jalan Tol agar berkendara jadi aman, nyaman, dan menyenangkan bersama keluarga dan sahabat.

Daihatsu turut mengundang Sony Susmana selaku Senior Instructure Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) sebagai narasumber dalam acara tersebut. Sony mengatakan bahwa kondisi dan medan Jalan Tol memiliki karakteristik yang berbeda dengan jalanan dalam perkotaan. Jalan Tol memiliki medan halus, relatif panjang dan tidak berliku, sehingga cenderung ‘memancing’ pengendara untuk tancap gas tanpa menghiraukan batas kecepatan kendaraan.

Sony memaparkan pentingnya melakukan 3 persiapan sebelum memasuki jalan tol, yakni pertama persiapan fisik pengemudi, dimana pengemudi harus tidur cukup minimal 7 jam sebelum berkendara untuk meminimalisir kelelahan saat di jalan tol. 

Kedua, pengecekan mobil untuk kelayakan berkendara jarak jauh, seperti pengecekan tekanan angin, ketebalan ban, kondisi mesin, dan hal penting lainnya.

Ketiga, pemilihan rute dan waktu keberangkatan, karena berkendara siang atau malam, memiliki kondisi tantangan yang berbeda bagi pengendara. Ketika berkendara, beberapa aspek lain terkait keselamatan di jalan Tol juga perlu diperhatikan mulai dari batas kecepatan, etika menggunakan lajur kanan dan lajur kiri, menjaga jarak aman, dan keharusan beristirahat setelah berkendara selama 3 jam. 

Ketika beristirahat di fasilitas rest area di jalan tol, pengendara juga dapat melakukan senam ringan agar dapat menyegarkan otot, syaraf dan otak, sehingga peredaran darah dan oksigen lancar kembali guna melanjutkan perjalanan dengan kondisi fisik optimal.

Kondisi aquaplaning ketika sedang terjadi hujan lebat sering dialami pengguna jalan tol. Pengemudi tetap fokus dan dapat mengurangi kecepatan saat hujan turun serta mengambil lajur kiri dengan kecepatan konstan maksimal 60 km/jam. Untuk membantu visibilitas, nyalakan lampu senja/lampu kabut dan hindari menyalakan hazard.

"Apabila terlanjur mengalami selip karena kondisi aquaplanning, usahakan melakukan counter steer dengan mengarahkan ke depan/ke tujuan, serta melepas kaki dari pedal gas dan tidak menginjak pedal rem, guna menghindari selip berlebih yang juga bisa berdampak pada kendaraan terguling."

Ben Faqih selaku Head People Development Department – Customer Satisfaction Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu komitmen Daihatsu kepada pelanggan.

"Melalui Daihatsu Week at Resta Pendopo KM 456, Daihatsu ingin berbagi tips berkendara aman kepada pelanggan yang sedang beristirahat sekaligus refreshing di rest area ini. Semoga sharing ini bermanfaat
dan dapat diterapkan kepada seluruh pengunjung agar berkendara jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bersama keluarga dan sahabat," ujarnya.[Ahs/timBX]

Tags :

#
safety highway,
#
aquaplaning,
#
teruci,
#
tid,
#
alert,
#
tci