MENU
icon label
image label
blacklogo

Seberapa Besar Filter Udara Aftermarket Bekerja Meningkatkan Tenaga, Torsi dan Akselerasi?

JAN 29, 2019@13:00 WIB | 147 Views

(K&N Air Filter menjadi salah produk aftermarket, meningkatkan tenaga, torsi dan akselerasi)

Komponen aftermarket yang paling mudah dicopot dan ditukar salah satunya filter udara. Banyak manufaktur yang mengklaim desain mereka bakal meningkatkan tenaga, torsi dan meningkatkan akselerasi. Seperti halnya yang dilakukan para car enthusiast step pertama salah satunya dengan mengganti filter udara, sebelum mereka memasang supercharger dan bahkan swap engine.

(Fenske mempraktikkan mengganti filter udara pada mesin Subaru Crosstrek)

Salah satu ujicoba yang dilakukan oleh Jason Fenske pemilik akun youtube Engineering Explained mencoba melakukan penelitian kecil. Sebagai kelinci percobaan, dirinya memilih Subaru Crosstrek sebagai obyek dan 4 merek filter udara yang berbeda. Pertama filter udara bawaan pabrik yang telah digunakan ribuan kilometer. Kedua, filter baru OEM Subaru, ketiga menggunakan CarQuest, dan keempat menggunakan brand K&N.

(Pengetesan Subaru Crosstrek dengan 4 filter udara yang berbeda diatas mesin dyno)

Pengetesan setiap filter udara dibantu dengan sebuah mesin dyno dan mengukur akselerasinya dengan VBox, untuk memperoleh data-data dyno dan diterjemahkan ke  pembahasan yang ringan. Subaru Crosstrek menghasilkan tenaga 158 hp dan torsi mencapai 185 Nm, dengan filter udara orisinal. Kenyataannya Fenske hanya mendapati tenaga hanya 148 hp. Catatan filter bekas ini sebagai pijakan atas penggunaan filter lain.

Selanjutnya, penggunaan filter OEM Subaru yang masih bersih digunakan, kemudian di tes melalui mesin dyno, dan didapati mesin meraung menghasilkan daya 160,1 hp dan torsi 186,2 Nm. Ini membuktikan bahwa filter yang bersih memang menghasilkan tenaga  meski hanya minim.

Untuk penggunaan filter udara CarQuest, membantu mesin Crosstrek menghasilkan daya 163,3 hp dan torsi 189 Nm. Fenske menjelaskan bahwa filter aftermarket ini mampu menghasilkan lebih banyak power. Dan untuk filter keempat menggunakan brand K&N, Crosstrek mampu menghasilkan tenaga 164,3 hp dan torsi 193 Nm. Kesimpulan sementara, memang filter aftermarket menambahkan tenaga minor saat roda depan Crosstrek berputar kencang di mesin dyno.

Pertanyaannya, disisi mana tenaga yang dihasilkan dari pemasangan filter aftermarket tersebut? Fenske mencoba untuk melakukan pengetesan di jalan raya. Jason menggeber Crosstrek dari kecepatan 20-60 mph, dan dari kecepatan 45-60 mph.  Kedua peningkatan kecepatan tersebut dicatat dalam durasi detik.

(Selain test dyno, Fenske juga melalukan test akselerasi di jalan raya, memastikan kinerja filter udara bekera maksimal)

Filter OEM yang kotor mencatat kecepatan akselerasi 20-60 mph mencatatkan 9,01 detik dan rentang 45-60 mph 3,61 detik. Filter kedua CarQuest mencatatkan 8,91 detik untuk rentang 20-60mph dan 3,56 detik untuk rentang 45-60 mph. Sedangkan filter K&N kembali menjadi yang terbaik, catatan 8,81 detik untuk rentang 20-60 mph, kemudian 3,49 detik untuk rentang kecepatan 45-60 mph.

Kesimpulan memang filter udara aftermarket dapat membantu mencatatkan raihan minor. Tapi jangan berharap peningkatannya signifikan ya, karena itu hanya minor sekali. Selebihnya Anda harus mencoba part lain selain filter udara, seperti exhaust misalnya.[Ahs/timBX]

Tags :

#
auto tips,
#
manfaat filter udara,
#
filter udara,
#
aftermarket