MENU
icon label
image label
blacklogo

Mini Cooper S Cabrio - Open Top Madness

APR 13, 2017@14:07 WIB | 1,032 Views

Mini dikenal sebagai mobil yang lincah dan cepat, kehadirannya di film Italian Job tentu meninggalkan kesan yang mendalam jika Anda adalah pecinta mobil asal Inggris ini. Unsur fun semakin kental karena karakteristik pengendalian memiliki kesamaan dengan go-kart. Apa yang sanggup membuat mobil yang terlihat funky ini semakin menarik? Jawabannya hanya Cabriolet!

Kali ini tim BlackXperience berkesempatan untuk menguji tipe Cabriolet dari Mini, bukan sembarang Mini karena unit yang kami coba adalah Mini Cooper S Cabriolet berperforma tinggi. Cooper S merupakan varian di atas Mini Cooper.

Perbedaan mendasar dari kedua varian tersebut terletak pada jantung pacunya. Jika Mini Cooper mengadopsi mesin 1.5 liter 3 – silinder turbo, maka Mini Cooper S mengadopsi mesin 2.0 liter 4-silinder turbo. Jika Cooper menghasilkan tenaga 136 hp dengan torsi 220 Nm, maka Cooper S sanggup memberikan nilai tambah dengan tenaga 192 hp dengan torsi puncak 280 Nm (300 Nm dengan fungsi overboost).

Tenaga dari mesin disalurkan ke roda depan melalui transmisi Steptronic 6 – percepatan. Mini Cooper S Cabrio sanggup berakselerasi dari 0 – 100 km/h dalam waktu 7,1 detik. Kecepatan puncak yang dimiliki 228 km/h. Sedangkan untuk klaim konsumsi bahan bakar 17,8 km/liter.

Mini Cooper S Cabriolet mempertahankan desain khas mini. Bagian wajahnya terlihat menawan sekaligus agresif berkat penggunaan air intakes pada bagian bonnet. Untuk mengimbangi mesin berperforma tinggi, bagian bawah dilengkapi dengan ventilasi khusus untuk mendinginkan sistem pengereman.

Proporsi samping terlihat sangat menawan saat soft top terlipat. Lipatan berlekuk di bagian buritan memperkuat kesan klasik. Saat atap terbuka, ruang bagasi menawarkan kapasitas penyimpanan 160 liter,  saat atap tertutup maka kapasitasnya mencapai 215 liter. Kapasitas ini lebih besar 25% dibandingkan dengan model Cabrio pendahulunya.

Masuk ke dalam interior, Mini menawarkan nuansa yang funky. Penempatan instrumental panel di depan pengemudi membuat Anda dapat memantau kecepatan, putaran mesin, sisa bahan bakar dengan mudah. Sistem infotainment dapat diakses melalu tombol putar yang berada di sebelah kiri pengemudi. Tombol ini dapat anda putar, tekan, maupun digeser. Bagian atasnya dapat Anda sentuh untuk membentuk huruf layaknya layar sentuh. Hal ini cukup membantu saat Anda ingin memasukkan tujuan pada mode navigasi.

Mudah untuk mendapatkan posisi berkendara yang nyaman, meskipun pengaturan belum dilengkapi dengan sistem elektrik. Lingkar kemudinya terasa mantap saat digenggam, penyematan paddle shift di baliknya. Banyak fitur yang menyemati lingkar kemudi, seperti pengaturan sistem hiburan, cruise control, dan fungsi-fungsi lainnya.

Sedangkan untuk mengakses bangku belakang, Anda harus melipat terlebih dahulu bangku depan dan baru menginjakkan kaki di baris kedua. Ruang kakinya dibilang masih cukup memadai, hanya saja posisi duduk terasa agak tegak. Bagaimana dengan ruang kepala? Saat atap tertutup ruang kepala masih cukup memadai bagi penumpang depan maupun belakang. Namun sensasi Cabriolet adalah saat atap terbuka dan Anda akan memiliki ruang kepala yang tidak terbatas.

Soft top Mini dapat dibuka maupun ditutup dalam waktu 18 detik. Pengoperasiannya menggunakan sistem penggerak elektrik, dan sistem tersebut dapat digunakan meskipun mobil berjalan pada kecepatan 30 km/h. Soft top ini dapat Anda pilih dengan berbagai motif, pada unit yang kami coba menggunakan motif Union Jack dengan kombinasi warna hitam dan abu-abu.

Memang tidak terlihat palang atau rollbar pada bagian kabin. Karena Mini menyematkan palang pelindung berbahan alumunium yang akan melindung penumpang dalam waktu 150 milidetik saat mobil mendeteksi kondisi yang berbahaya. Setelah puas memainkan fitur-fitur yang tersedia.

Langsung saja saya menyalakan mesin dengan menekan tombol start engine. Suara saat mesin dinyalakan cukup memanjakan telinga, terlebih lagi jika atap dibuka membuat suara semakin jelas.

Cooper S dilengkapi dengan tiga mode berkendara, yaitu Green, Mid, dan Sport. Perubahan mode ini berpengaruh kepada karakteristik akselerator, lingkar kemudi, transmisi, dan mapping pada Dynamic Damper Control.

Mode Green akan mengoptimalkan efisiensi bahan bakar. Mode ini dilengkapi dengan mode coasting yang aktif pada kecepatan antara 50 km/h sampai 160 km/h. Fitur ini memisahkan hubungan antara mesin dengan transmisi saat pedal akselerator dilepas oleh pengemudi.

Mode Mid menjadi mode menengah yang menjembatani antara efisiensi dan agresif. Mode ini cocok bagi Anda yang senang berkendara santai, namun sekali-kali membutuhkan energy ekstra saat ingin menyusul kendaraan lain.

Situasi seperti ini akan sering Anda jumpai saat bepergian keluar kota menggunakan jalan bebas hambatan. Tentu mode yang paling menyenangkan adalah Sport Mode, mode ini mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki oleh Cooper S.

Bahkan mode ini yang mengeluarkan karakteristik asli mobil dengan sensasi berkendara layaknya go-kart.

Sensasi akselerasi dipadu dengan letupan knalpot saat berpindah gear menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Deburan angin menjadi pelengkap sensasi berkendara dramatis yang menyenangkan. Mobil ini cepat dan luar biasa mengasyikkan!

Bermanuver dengan tajam bukanlah hal menyulitkan, putaran mesin seakan-akan menantang agar saya menginjak pedal akselerator semakin dalam. Mini Cooper S Cabriolet adalah mesin yang penuh dengan drama, dan ini menjadi pemuas hasrat bagi Anda yang menginginkan sensasi berkendara atap terbuka.

Overall, Mini Cooper S Cabriolet adalah mobil open top yang bisa Anda nikmat sendiri maupun beramai-ramai karena dapat menampung hingga empat penumpang. Tampilannya yang memadukan elemen klasik dan modern membuat mobil menjadi pusat perhatian. [aag/timBX]

Spesifikasi Mini Cooper S Cabrio
Mesin: 2.0 liter 4 – silinder Turbo
Tenaga: 192 hp @ 5.000 – 6.000 rpm
Torsi puncak: 280 Nm @ 1.250 – 4.600 rpm
Kecepatan puncak: 228 km/h
Bobot kosong: 1.370 kg
Kapasitas tangki: 44 liter
Lebar: 1.727 mm
Tinggi: 1.415 mm
Panjang: 3.850 mm
Velg: Propeller Spoke two-tone 17 inci alloy
Keselamatan: ABS, EBD, Cornering Brake Control, Dynamic Stability Control, dll.
Harga: Rp805.000.000 off the road.    

Tags :

#
mini cooper s cabrio,
#
mini cooper s,
#
mini cooper,
#
mini,
#
autoreview,
#
blackauto