MENU
icon label
image label
blacklogo

Kawasaki Ninja ZX-6R 636 - Complete Package

JUL 20, 2017@17:50 WIB | 1,475 Views

Prestasi itu dimaksudkan untuk diulangi, dipertahankan atau diraih kembali. Jika tidak, Kawasaki dapat memo yang berbeda soalnya. Contoh kasusnya: ZX-6R milik tim Kawasaki KYT Manual Tech, sepeda motor yang mendominasi ajang balap SuperSport 600 cc Indospeed Racing Series dengan pebalapnya, H.A.Yudhistira. Dengan motor yang sudah digdaya itu saja, Kawasaki masih saja belum puas dengan performa motornya itu dengan menambahkan 36cc dari kapasitas mesin yang sudah ada.

Rancangan desain ZX-6R telah sepenuhnya diracik ulang. Dan setelah beberapa hari dihabiskan untuk mengendarai superbike itu memberi kami indikasi yang tepat tentang apa artinya superbike kelas menengah: cukup beralasan kalau kami bilang pabrikan motor lain bisa dibuat was-was karenanya.

Perbedaan terbesar antara model Ninja ZX-6R 636 dari model yang dipakai Yudhistira untuk membalap itu, adalah penekanan lebih pada performa harian dan hal lain yang lebih fungsional.

Kawasaki mengakui motor barunya ini jauh lebih kencang, tapi mereka punya statistik yang menyatakan bahwa 27 persen pemilik superbike punya waktu riding kurang dari setahun selama mereka memiliki motornya.

Survei juga mengkonfirmasi bahwa 82 persen pemilik superbike menggunakan motor mereka untuk bepergian, sementara hanya 32 persen yang benar-benar membawa motor mereka ke sirkuit.

Saat menyiptakan kapasitas silinder yang lebih besar, para insinyur Kawasaki juga fokus menyiptakan kekuatan low-end dan midrange yang lebih baik. Suspensi, rem dan elektronik mendapat perhatian yang sama. Penyempurnaan termasuk pergantian suspensi Showa baru, kontrol traksi, mode power yang bisa dipilih dan sistem rem ABS & KIBS yang serupa dengan yang ditemukan pada Kawasaki ZX-10R.

Daftar modifikasi mengalir dari sana, yang membawa perhatian kita kembali ke bintang utama, yakni mesinnya. Perubahan primer termasuk kenaikan 2,6 mm pada stroke, yang menghasilkan angka kompresi 12.9:1 dan kenaikan kapasitas mesin ZX-6R menjadi persis 636cc. Perubahan tambahan pada arsitektur mesin dinamisasi kinerja transmisi dan sistim kopling baru dengan fungsi assist and slipper.

Sebuah teknologi yang diadopsi dari ajang balap. Berguna untuk mengurangi efek back torque atau engine brake disaat menurunkan gigi secara cepat/mendadak dan membantu mencegah ban belakang mengunci atau selip. Di sini Kawasaki juga menggunakan per yang lebih sedikit dan lebih ringan (tiga daripada enam), yang pada akhirnya memberikan rasa lebih enteng pada tuas kopling.

Sebuah paket elektronik baru adalah bagian akhir dari teka-teki ZX-6R 636, dan dilengkapi dengan segala sesuatu mulai dari kontrol traksi hingga mode riding yang bisa Anda pilih. Mode Full atau Low tombol di kiri setang dan memberikan berbagai tingkat performa mesin tergantung pada kondisi jalan. Full, misalnya, memberikan akses ke setiap tenaga maksimal, sedangkan Low menawarkan respons throttle yang lebih lembut dan membatasi keluaran tenaga melalui midrange, yang pada akhirnya menawarkan hanya 80 persen daya maksimum mesin.

Gagasan di balik ZX-6R 636 yang baru adalah membuat daya tarik superbike ini ke selera rider yang lebih luas (misalnya rider pemula, rider jalanan dan rider sirkuit), namun titik acuan ini bisa mudah terlupakan begitu Anda menepatkan tubuh di atas joknya. Satu kata, ergonomis. Meski punya platform balap, motor ini tidak sepenuhnya terasa pegal ketika diajak berjalan santai. Ninja ZX6-R 636 sangat membingungkan.

Dan, mungkin itu yang membuat saya menyukainya. Motor ini tidak terlihat begitu agresif dan tidak juga terlalu konservatif dalam soal gaya. Ia tampil menarik tanpa terlihat repot atau keberatan aksesori. Ia sederhana dan indah. Proporsinya baik, seperti tipe Kawasaki Ninja lainnya.

Kawasaki tidak akan menyangkal bahwa ZX-6R 636 sebenarnya sama cakapnya dengan model terdahulu, hanya saja lebih serbaguna. Tidak semua bernomor 6R yang baru punya program diet yang baik. Meski ada banyak pemangkasan berat (mesinnya lebih ringan 800 gram; koplingnya 700 gram lebih ringan; garpu depan 220 gram lebih ringan; dan kaliper depannya 90 gram lebih ringan) 636 malah lebih berat 1 kg.

Jumlah angka-angka tersebut di implementasikan saat Anda mengeksploitasi motor ini di lintasan sirkuit, di mana geometri terberat ZX-6R dan pengaturan ride-height menjadikan motor ini memiliki tingkat pengendalian yang jauh lebih lincah. Hal yang menakjubkan tentang 636 adalah seketika Anda terasa nyaman dan siap untuk dipacu. Anda dengan cepat menyadari bahwa Anda adalah batasannya, bukan motornya - sesuatu yang tidak saya duga berasal dari superbike yang sangat digembar-gemborkan sebagai motor yang tahan banting menghadapi kerasnya kehidupan sirkuit.

Motor ini bagus. Dibuat dengan rasa percaya diri yang tinggi. Meski mengusung mesin 4 silinder berkapasitas ganjil, tapi Anda tidak akan menyangka karena kombinasi mesin dan sasis yang tepat berada di centre-of-gravity, begitu rapi melindungi bodi saat mesin 636 cc-nya bekerja. Anda merasa tenang berada di diatasnya. [bil/timBX]

Spesifikasi Kawasaki Ninja ZX-6R 636

Mesin: DOHC 4-silinder 
Transmisi 6-percepatan manual
Kapasitas: 636 cc
Tenaga: 129 hp pada 13.500 rpm
Torsi maksimum: 71 Nm dari 11.500 rpm
Akselerasi: 0-100 kpj dalam 3 detik
Kecepatan puncak: 248 kpj.
Harga: Rp 297 juta
 

Tags :

#
kawasaki ninja zx-6r 636,
#
kawasaki ninja,
#
kawasaki,
#
autoreview,
#
auto news,
#
blackauto,
#
ninja