MENU
icon label
image label
blacklogo

Menjajaki Sirkuit All Terrain BYD di Zhengzhou, Cina

JAN 19, 2026@08:00 WIB | 97 Views

Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou, Cina yang baru saja diresmikan pada Agustus 2025 lalu, kini statusnya dibuka untuk publik. Berdiri di lahan seluas 198,700 m2, sirkuit ini merupakan wujud nyata komitmen BYD untuk menghadirkan NEV bukan sekadar sebagai produk, melainkan sebuah pengalaman edukatif yang langsung dapat dirasakan.

Sebagai medan untuk pembuktian performa kendaraan dalam menghadapi berbagai medan ekstrem seperti tanjakan curam, lintasan berbatu, permukaan licin, hingga rintangan off-road khusus yang dirancang untuk menguji ketangguhan sistem penggerak listrik, kendali elektronik, dan manajemen energi BYD secara komprehensif.

Melalui pendekatan yang  informatif ini, BYD bertujuan tidak hanya untuk memberi edukasi, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa energi terbarukan mampu menjadi solusi mobilitas yang andal, relevan, dan berkelanjutan. 

“Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou kami rancang sebagai ruang pengalaman yang menghadirkan teknologi NEV secara langsung dan komprehensif.  Bagi kami, inovasi tidak hanya diukur dari performa, tetapi dari sejauh mana teknologi dapat diakses, dipahami, dan memberi manfaat nyata bagi lebih banyak orang, sejalan dengan filosofi Technology for All,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou dirancang sebagai ruang pengalaman yang memungkinkan teknologi NEV di eksplorasi secara langsung. Dimulai dengan zona Low-Friction Ring yang dirancang untuk menguji performa kendaraan di permukaan licin, memperlihatkan bagaimana sistem kontrol elektronik bekerja menjaga stabilitas dan keselamatan saat daya cengkeram jalan sangat minim.

Zona ini menegaskan peran teknologi dalam menghadirkan rasa aman dan kontrol berkendara dalam kondisi ekstrem. Sebagai lintasan melingkar berdiameter 44 meter yang pertama di Tiongkok, Low-Friction Ring tersusun dari 30.000 balok basalt halus dengan lapisan air setebal 3 milimeter, menciptakan tingkat gesekan yang menyerupai kondisi es dan salju.

Selanjutnya terdapat simulasi pengujian e3 Platform pada DENZA Z9GT, dimana teknologi ini menggunakan sistem penggerak independen tiga motor. Teknologi ini memungkinkan setiap roda menerima distribusi tenaga dan torsi secara presisi dan mandiri. e3 Platform memungkinkan mobilnya untuk dapat melakukan Compass Turn yang memampukan roda belakang berputar secara mandiri dan roda belakang tetap pada tempatnya. 

Di waktu bersamaan, teknologi Intelligent Parking yang didemonstrasikan bukan lagi sekadar membantu pengemudi, melainkan mengambil alih peran secara penuh dengan tingkat presisi yang luar biasa dalam melakukan parkir. Melalui model unggulan seperti DENZA N9, mencoba fitur parkir otonom yang sangat intuitif. Pengguna cukup berhenti di depan slot parkir yang sempit, lalu keluar dari kendaraan dan membiarkan sistem bekerja melakukan parkir secara otomatis.

Masuk ke Zona Kick-Plate yang menghadirkan simulasi gangguan mendadak pada roda untuk menunjukkan respons cepat sistem stabilitas kendaraan dalam situasi tak terduga. Melalui pengalaman ini, pengunjung dapat memahami bagaimana teknologi aktif bekerja menjaga keseimbangan kendaraan secara real time. Lintasan dirancang dengan permukaan basah dan licin, menyerupai kondisi jalan saat hujan deras atau berlapis es. [Ahs/timBX]

Tags :

#
byd,
#
sirkuit all terrain zhengzhou