MENU
icon label
image label
blacklogo

Indikator Positif Kinerja Suzuki Januari 2026, Suzuki Fronx Mulai Lewati Dominasi New Carry

FEB 17, 2026@10:00 WIB | 153 Views

Bulan Januari 2026 sebagai momentum bagi industri otomotif roda empat, sebagai cerminan progres industri dalam setahun kedepan. Suzuki Indomobil Sales yang sudah bertahan selama 50 tahun di Indonesia, sebagai brand dengan posisi 5 besar ter baik dalam beberapa tahun terakhir.

Kinerja retail sales SIS pada Desember 2025  tercatat mencapai 8.389 unit, sementara memasuki Januari 2026, perolehan angka ritel menurun menjadi 5.501 unit. Terjadi penurunan sekitar -34,4% secara MoM. 

Namun secara YoY, kinerja ritel Suzuki justru mengalami peningkatan hingga 21,6%. Bulan Januari 2025 penjualan ritel Suzuki mencapai 4.525 unit meningkat sekitar 976 unit pada angka penjualan ritel Januari 2026 sebesar 5.501 unit, dan menguasai market share sebesar 8,2%.

Dari sisi produksi pada periode yang sama, SIS juga mengalami penurunan -23,2%, dari Desember 2025 mencapai 8.581 unit menjadi 6.593 unit.  Secara total angka tersebut market shares Suzuki menguasai 8,2% periode Januari 2026 bila dibandingkan sebelumnya Januari 2025 sebesar 7,1%. 

Namun bila dimulai secara YoY dari 2025 bulan Januari, angka produksi unit Suzuki mencapai 5.735 unit, kemudian  naik sebesar 858 unit pada bulan Januari 2026 sebesar 6.593 unit. Hal itu menandakan kinerja produksi SIS mengalami trend positif sebesar 15,0%.  Secara market share juga tumbuh dari 6,1% ke 6,5%.

Tak hanya angka retail, dan angka produksi yang meningkat. SIS juga berhasil meningkatkan kinerja dalam sektor ekspor.  Dari lima brand besar, Suzuki berhasil berada diposisi keenam. Total ekspor bulan Desember 2025 mencapai 2.172 unit, bila dibandingkan dengan bulan Januari 2026 yang hanya mencapai 1,714 unit atau berkurang 21,1%. 

Angka ekspor YoY juga mengalami penurunan sebesar 6,3% atau  minus 116 unit dari Januari 2025 mencapai 1.830 unit menjadi 1.714 unit pada Januari 2026. Secara market share ekspor turun dari 5,5% menjadi 4,3%. 

Suzuki Indomobil Sales ditahun 2026, tetap mempertahankan posisi ke-4 terbaik dengan 5501 secara retail.  Namun detailnya kami sajikan dari angka wholesales. Suzuki Fronx mencatatkan penjualan 681 unit (wholesales).  All New Ertiga 69 unit, Suzuki S-Presso 182 unit, Alpha Hybrid 2 Tone 243 unit, XL-7 All Varian 548 unit, APV 56 unit,  Grand Vitara 70 unit, New Jimny JB74 3 & 4 doors 270 unit, serta New Carry PU 657 unit. Dari data tersebut, terlihat dominasi New Carry Pick Up sudah mulai tergeser dengan kehadiran Suzuki Fronx.

Baca : Enam dari Sepuluh Konsumen Suzuki Telah Memilih Mobil Hybrid

Salah satu mekanisme menaikkan Suzuki sebagai pelopor SUV adalah dengan memainkan pola dengan Ajang Suzuki Jimny Contest.  Ada 4 kelas, yang dilombakan dari Oktober hingga Januari 2026. Penjurian melibatkan juri Eksternal dan dari media otomotif. 

“Harapannya event ini mewadahi mereka yang sudah terlibat modifikasi. Suzuki Jimny tidak dalam tekanan perang harga, karena kehadiran SUV elektrik dari brand Cina. Apalagi dengan kehadiran e-Vitara dengan pricing Rp750 jutaan. Bagi konsumen yang membeli sudah mewakili bagaimana eksklusifitas dan kapabilitas SUV di Suzuki hingga melahirkan produk SUV elektrik yang cukup otentik. E-Vitara  memiliki tempat  dan histori tersendiri,” terang Dony Ismi Saputra, Deputy of Sales & Marketing Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Suzuki Indomobil Sales di Indonesia sudah mencapai 50 tahun. Historis dan pengalaman yang panjang untuk sebuah brand. “Kami menjadi salah satu produsen, yang punya rekam jejak SUV panjang. E-Vitara adalah craftmanship otentik, yang memang dibuat dari pengalaman panjang Suzuki, sebagai produsen yang reliable. 50 Tahun bukan hal yang mudah, inventasi triliyunan, multiple player  produk hingga ke UMKM. Kami tidak hanya memasarkan produk, tetapi juga kontribusi ke Indonesia dan bahkan pasar ekspor yang konsisten," tutup Dony.[Ahs/timBX] 

Tags :

#
suzuki indomobil sales,
#
suzuki fronx,
#
suzuki e-vitara,
#
suzuki x-bee,
#
kinerja awal tahun 2026