MENU
icon label
image label
blacklogo

Ferrari Persiapkan Supercar Mid Engine Hybrid dalam Model 488 Pista

FEB 18, 2019@18:00 WIB | 723 Views

Langkah Ferrari secara diam-diam mempersiapkan sebuah supercar bermesin V8 dengan teknologi hybrid yang tidak dimunculkan di pameran Geneva Motor Show adalah hal positif. Rencananya supercar dengan mid engine ini akan mengemas powertrain hybrid V8, sebagai varian regular dan tidak menjadi edisi khusus. Ini menjadi kabar gembira tentunya, karena Ferrari siap menyongsong elektrifikasi meski dalam batas tertentu. 

Tenaga yang dihasilkan powertrain lebih besar dari Ferrari 488 Pista yakni 711 hp. Meski rencana produksi baru tahun 2019, Ferrari bakal melaunching di acara khusus, bukan pameran otomotif umum. Serta tahun 2020 menjadi tahun awal pengiriman ke customer.

CEO Ferrari, Louis Camilleri menyampaikan model terbaru tersebut direncakana bersama investor di tahun 2018 kemarin. Isyarat pembicaraan mereka mengarahkan ke penggunaan powertrain hybrid V8. Informasi ini pertama kali dicantumkan di laman Automotive News. Tak lama kemudian muncul foto-fotor spy shot.

Secara body masih menggunakan versi 488  yang masih ditutupi kamuflase, pada bagian panel bodi depan dan belakang.  Dalam video tersebut, terlihat suara mesin V8 hybrid  jauh lebih halus dibanding versi 488 biasa. Itu menunjukkan penggunaan powertrain yang sudah dielektrifikasi.  Dan bagian belakang terdapat sebuah penutup berpola jala yang diprediksi sebagai baterai.

Seperti yang pernah dikabarkan sebelumnya, sebelum menciptakan mesin hybrid, Ferrari telah memiliki teknologi KERS yang diterapkan pada Formula 1.  Sebuah energy kinetic yang dihasilkan dari recovery system dan diterapkan pada mesin V12 LaFerrari  tahun 2013.

Mantan bos Ferrari Sergio Marchionne pernah mengungkapkan, bahwa pihaknya sedang mengerjakan hybrid V8 yang bakal diperkenalkan pada 2019. “Intinya kami tidak berjanji kehadiran sebuah supercar dengan powerplant yang sudah elektrik penuh, melainkan adanya sentuhan elektrifikasi yang menjadi portofolio kami,” tutur Marchionne sebelum meninggal. Pihaknya juga pernah mengkonfirmasi opsi hybrid untuk SUV Ferrari Purosangue.

Soal rencana Ferrari menghadirkan supercar yang benar-benar elektrik, Camilleri mengkonfirmasi kehadiran full electric pada tahun 2022. Sayangnya belum banyak informasi terkait supercar elektrik dari perusahaan berlogo kuda jingkrak tersebut.

Kehadiran V8 hybrid, didorong karena kinerja keuangan Ferrari tidak terlalu bagus saat mengandalkan penjualan dari supercar bermesin mid engine V8.  Ferrari masih unggul dengan Superfast 812 dengan 12 Silinder. Dan elektrifikasi pada mesin V8 ini akan menjadi jalan tengah, agar Ferrari tetap mendapatkan keuntungan, ditengah lesunya market mid engine di pasar global. Kedepan portofolio hybrid akan menyentuh prosentase 60 persen pada tahun 2022.[Ahs/timBX]

Tags :

#
ferrari,
#
mid engine v8,
#
ferrari 488 pista