MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Wolff - Kami Tidak Meremehkan Lawan

OCT 17, 2017@21:00 WIB | 187 Views

Bos Mercedes Toto Wolff percaya bahwa tim telah mendapatkan "pemahaman yang jauh lebih banyak" tentang performa mobilnya di seri Grand Prix baru-baru ini, dan mengharapkan paket mobilnya akan punya perfroma bagus dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Mercedes mengklaim kemenangan di Singapura dan Jepang, dan posisi runner-up di Malaysia, berkat pengendaraan yang luar biasa dari Lewis Hamilton, meski kecepatan keseluruhannya bervariasi, apalagi ditutupi oleh tidak bagusnya performa Ferrari.

Hamilton hanya menempati posisi kelima di grid GP Singapura, kalah dari Max Verstappen di Malaysia, dan ditempel ketat oleh pebalap Belanda tersebut di Jepang, sementara Valtteri Bottas punya kesulitan sendiri pada ketiga seri balapan tersebut.

Hasil Mercedes juga terdistorsi oleh deretan kejadian yang menyulitkan bagi Ferrari, dengan kecepatan SF70-H yang dicoreng oleh insiden dan drama reabilitas. Wolff tetap menganggap Mercedes mendapat keuntungan dari tingkat performa yang berfluktuasi, dan berharap bisa menerapkan pelajaran di sisa tahun 2017 untuk paket tahun depan.

"Kami kembali dari balapan dengan lebih banyak pemahaman tentang mobil kami dan perbaikan performa yang kami alami musim ini," kata Wolff. "Beberapa pemahaman itu sudah diterapkan pada balapan terakhir, beberapa di antaranya akan masuk ke pengembangan proyek tahun depan.

"Tapi rasa pahit kekalahan kami di Malaysia sekali lagi menegaskan bahwa masa-masa sulit adalah saat dimana Anda bisa belajar paling banyak - dan ketika Anda meletakkan fondasi untuk kesuksesan di masa depan." [Masih ada] empat balapan yang harus diikuti dan 100 poin untuk diraih: kita tidak bisa meremehkan apapun saat kita terbang ke Austin minggu ini. "Kami mendekati setiap balapan dengan skeptisisme yang sehat dan bukan angan-angan, dan fokus kami hanya memastikan untuk mencetak setiap poin yang ada di hadapan kami akhir pekan ini di Austin."

Mercedes akan meraih gelar juara Konstruktor untuk tahun keempat berturut-turut jika Ferrari tidak bisa meraih setidaknya 16 poin di Grand Prix Amerika Serikat. [bil/timBX]

Tags :

#
formula 1,
#
blackauto,
#
autonews