MENU
icon label
image label
blacklogo

DTM Zandvoort: Kerja Keras Berbuah Manis

AUG 30, 2017@21:00 WIB | 183 Views

Dengan performa tim yang kuat di Zandvoort, Audi tetap memimpin di ketiga klasifikasi DTM. Sementara Mattias Ekström tetap menjadi pemimpin di klasemen pebalap. Meskipun mobil pesaing BMW diizinkan untuk start dengan bobot 15 kilogram lebih ringan, namun tak menghalangi Mike Rockenfeller, Loïc Duval, Mattias Ekström dan Nico Müller (yang dua terakhir dari Audi Sport Team Abt Sportsline) untuk meraih posisi dua sampai lima buat Audi selama jalannya balapan. Setelah pemenang awal, Marco Wittmann, dikeluarkan dari klasifikasi di malam hari karena melanggar peraturan, membuat Audi secara retroaktif menyapu bersih kemenangan 1-2-3-4.

Dengan gembira setelah balapan tersebut, Mattias Ekström, yang dengan perjuangan keras merebut posisi ketiga, bisa meraih kembali keunggulan klasemen. Bahkan di tengah balapan, pebalap Swedia itu melaporkan getaran dan kehilangan tekanan pada roda kiri depan beberapa lap sebelum akhir balapan. Akibatnya, pebalap Audi itu harus mengurangi kecepatan di tikungan kanan jelang garis start-finish yang panjang, untuk menghindari pecah ban. Dengan melakukan itu, dia terselamatkan pada lap akhir oleh rekan setimnya Nico Müller, yang berada di urutan ke empat di belakang Ekström.

"Bagi saya, ini adalah akhir pekan yang sulit. Saya tidak cukup cepat dalam kualifikasi," kesal Mattias Ekström. "Pada hari Sabtu, saya melakukan kesalahan kecil dengan efek yang besar. Pada balapan kedua di hari Minggu, dalam posisi tiga, bersyukur mencetak 15 poin untuk klasemen dan memimpin. Jadi saya berjuang keras untuk itu. "

ABT Sports Director, Thomas Biermaier cukup bersyukur dengan hasil dari Zandvoort ini, "Setelah hari Sabtu menghasilkan kekecewaan bagi kami, tapi kami menunjukkan sekali lagi bahwa kami tidak pernah menyerah. Terlepas dari kempesnya ban, Mattias berhasil membawa pulang posisi empat dan, bisa memimpin klasemen lagi. Itu hanya yang bisa dilakukan Eki. Cara Nico melindunginya dari belakang tanpa merasa tidak adil adalah tindakan berkelas lain bagi dirinya. Ini hasil kerja tim yang sempurna! Dalam klasifikasi tim, kami memperbaiki posisi dua di Zandvoort meskipun, secara keseluruhan, kami memiliki harapan yang lebih tinggi." [bil/timBX]

Tags :

#
dtm zandvoort,
#
blackauto