MENU
icon label
image label
blacklogo

Chevrolet Gulung Tikar di Korea Selatan

FEB 14, 2018@16:00 WIB | 355 Views

Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors, lagi lagi diterpa masalah yang serius. Setelah beberapa negara termasuk di Australia, dan Indonesia. Kini General Motor (GM) kembali menutup salah satu pabriknya di Korea Selatan. Di Korea, GM akan mengumumkan rencana untuk menutup pabrik perakitan kendaraan terpadunya di Gunsan, yang mempekerjakan sekitar 2.000 pekerja.

Presiden dan CEO GM Korea Selatan, Kaher Kazem, mengatakan pabrik itu hanya memproduksi Chevrolet Cruze dan Orlando yang mencapai 33.982 kendaraan pada 2017 atau sekitar 20 persen dari total kapasitasnya selama toga tahun terkahir.

Tiga pabrik perakitan mobil lainnya di Korea Selatan membangun 485.403 kendaraan tahun lalu. GM menjual kendaraan merek Chevrolet dan Cadillac di pasar Korea, dan lebih dari separuh kendaraan yang dibangun oleh pabrik GM di Korea diekspor.


Tentu penutupan pabrik tersebut akan menjadi dampak masalah. Pasalnya fasilitas pabrik itu mencakup body shop, bengkel spart part seperti jok dan AC. Walhasil, para pemilik kendaraan Chevrolet akan merasa resah dengan penutupan pabrik itu. Pabrik Gunsan adalah satu dari empat pabrik perakitan GM yang mempunyai diivisi desain dan teknik. Mereka berada di bawah naungan GM Korea.

"Ini adalah langkah awal yang penting namun sulit untuk kami merestrukturisasi operasi kami di Korea Selatan. Kami menyadari kontribusi dan dukungan karyawan kami serta masyarakat Gunsan dan Jeonbuk mempunyai loyalitas tinggi dalam hal bekerja,” ujar Kazem.

Namun langkah GM untuk mengecilkan operasinya di Korea Selatan adalah langkah terakhir dalam serangkaian langkah selama tiga tahun terakhir untuk menghasilkan keuntungan dan investasi dalam teknologi baru menjelang volume penjualan dan produksi. GM sejak tahun 2015 keluar dari pasar yang tidak menguntungkan secara berurutan, termasuk Eropa, Australia, Afrika Selatan dan Rusia.

Chief Executive GM Mary Barra mengatakan bahwa dia akan memfokuskan teknik dan modal GM ke pasar yang menguntungkan, terutama Amerika Serikat dan China, dan teknologi baru seperti kendaraan listrik dan otomatis.

Keputusan produsen mobil asal negeri Paman Sam untuk keluar dari pasar lain yang tidak menguntungkan telah memperburuk masalah bagi GM Korea, yang digunakan untuk membangun banyak model Chevrolet GM yang pernah ditawarkan di Eropa. Penurunan penjualan mobil kecil di A.S. juga telah menghancurkan permintaan Chevrolet buatan Korea.

"Kinerja operasi kami di Korea Selatan perlu segera ditangani oleh GM Korea dan pemangku kepentingan utamanya. Karena kami saat ini sedang kritis untuk membuat keputusan alokasi produk, diskusi yang sedang berlangsung dan menunjukkan kemajuan yang signifikan pada akhir Februari, ketika GM akan membuat keputusan penting mengenai langkah selanjutnya, "kata Barry. [ddy/timBX]

Tags :

#
generalmotor,
#
chevrolet,
#
pabrik