MENU
icon label
image label
blacklogo

Air Suspension Modification : Solusi Bikin Mobil Makin Kandas

MAR 21, 2017@15:26 WIB | 7,852 Views

Ada banyak cara dilakukan untuk membuat mobil tampil lebih ceper. Mulai dari memotong per bawaan mobil, mengganti per custom copotan dari mobil lain yang sudah lebih dulu dimodifikasi, mengganti dengan sport kit suspension, atau dengan aplikasi air suspension alias suspensi udara.

Jika opsi terakhir yang Black Pals tempuh, masih ada pula dua tawaran yang disodorkan oleh bengkel modifikasi kaki-kaki. Yakni memasang air suspension yang memang bolt on dari pabrikan mobil Black Pals, atau memakai yang custom. Untuk air suspension custom ada satu bengkel spesialis suspensi udara yang bisa menjadi solusi jika ingin membuat tampilan mobil kandas sampai menyentuh aspal.

Adalah Akasia Garage Custom, bengkel dibilangan Jati Bening, Bekasi ini sudah berdiri sejak 1996. "Awalnya hanya body repair dan modifikasi body atau painting, tapi masuk ke 2004 baru mulai aplikasi air suspension," buka  Rifky Bhaskoro, salah satu tim Akasia Garage Custom pada saat disambangi tim BlackXperience beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan air suspension itu adalah sebuah suspensi udara untuk memodifikasi mobil yang berbeda dengan menggunakan per yang kerap disebut aliran modifikasi static. Berbeda dengan modifikasi mengganti atau memotong per, dengan menggunakan air suspension maka tinggi rendah mobil bisa diatur secara computerize atau secara manual.

Rifky kembali menjelaskan, air suspension itu sendiri terbagi menjadi dua jenis. Pertama yang disebut Strut yakni balon dan per atau shock menjadi satu kesatuan. Kedua sistem Bag, yakni per dan shock terpisah dengan balon. Dari dua jenis suspensi udara itu, kata Rifky, terbagi lagi menjadi tiga bagian dalam setiap mobil. Yang pertama itu Bag Bag, yakni suspensi depan dan belakang menggunakan sistem air suspension tipe Bag yakni terpisah antara balon dengan per dan shock. Kemudian tipe Strut dan Bag yakni bagian depan pakai tipe Strut dan belakangnya tipe Bag. Terakhir model Strut Strut yakni tiap suspensi memiliki shock yang menyatu dengan balon. "Biasanya ini buat kendaraan premium," ucap Rifky.

Selain jenis shock dan balon udaranya, air suspension juga bisa digerakan dalam dua cara. Pertama secara manual yakni angin pada kompresor dibuang dengan menggunakan switch yang diputar atau ditekan secara manual.  Kedua bisa menggunakan digital. Dari situ bisa di-upgrade menggunakan remote, wireless dan terakhir juga bisa menggunakan software yang bisa digunakan gadget dengan sistem operasi Android atau iOS untuk mengatur tekanan udara pada balon suspensi.

Rifky menjelaskan, karena banyaknya permintaan modifikasi menggunakan air suspension, maka tim Akasia Garage Custom memulai memproduksi sendiri air suspension universal mulai tahun 2016 dengan merek Air Gen. "Kalau air suspension dengan merek Air Gen itu murni hasil produksi Akasia. Dan itu produk satu-satunya yang dijual di Indonesia," ujar pria berkacamata itu.

Untuk contoh aplikasi air suspension merek Air Gen ini sudah dilakukan satu diantaranya pada Mercedes-Benz Viano berkelir biru yang kami dapati di bengkel tersebut. Untuk pemasangan, Rifky menargetkan 3 -7 hari. "Tiga hari itu untuk proses yang standar dengan pengaturan manual, yang lama kalau sudah menggunakan manajemen sistem. Karena setiap mobil yang dikerjakan itu pasti berbeda-beda," katanya. Sementara ditanya perihal harga, satu set air suspension merek Air Gen dipatok Rp 23 juta - Rp 75 juta tergantung jenis mobil.

Terakhir soal perawatan air suspension, kata Rifky cukup mudah. Ketika Anda menggunakan tangki alumunium cukup dikuras tangkinya. Tangki itu memiliki switch atau putaran yang bisa mengeluarkan udara. Kenapa harus dikuras? Rifky menjelaskan karena udara didalam tangki itu lama kelamaan dapat menimbulkan uap air. Jadi uap air itu harus segera dibuang supaya tidak tercampur udara dan air di dalam balon itu. Supaya balon itu tetap prima selalu dan tidak ada kebocoran. [ddy/timBX]

Tags :

#
akasia garage custom,
#
air suspension

RELATED ARTICLE