MENU
icon label
image label
blacklogo

Saat Berhenti, Tempatkan Transmisi di Posisi Netral

JUL 10, 2018@17:00 WIB | 857 Views

 (Ilustrasi mobil yang sedang berhenti di lampu merah)

Dalam aktivitas berkendara, tentunya kita sering menemui kondisi lalu lintas yang mengharuskan kita untuk berhenti. Baik itu di lampu merah, ataupun tanjakan yang situasinya sedang macet.

Saat menemui kondisi seperti itu, tidak sedikit orang yang salah kaprah dalam menyikapinya. Jika mobil yang dikendarainya adalah yang bertransmisi manual, mereka tetap memasukkan gigi satu sembari menginjak pedal kopling dan rem.

 (Lampu merah biasanya berlangsung selama puluhan detik)

Begitu juga jika mobil yang dikendarai adalah yang bertransmisi otomatis. Banyak yang tetap menaruh transmisi di posisi D, dan menginjak pedal rem untuk menahan mobil agar tidak bergerak.

Sekali lagi, dua cara tersebut adalah hal yang tidak dibenarkan. Jika kita terus-menerus melakukannya saat berhenti, maka dalam jangka panjang, ada beberapa komponen mobil yang usia pakainya jadi lebih pendek.

 (Saat berhenti di tanjakan, kita harus menempatkan transmisi di posisi netral)

Dimulai dari mobil bertransmisi manual. Kalau kita kerap memasukkan gigi satu sambil menginjak pedal kopling dan rem saat berhenti, maka itu dapat menyebabkan kampas kopling dan rem jadi cepat habis.

Sedangkan untuk mobil bertransmisi otomatis, jika kita sering menaruh transmisi di posisi D, dan menginjak pedal rem saat berhenti, selain dapat menyebabkan kampas rem jadi cepat habis, itu juga akan berpengaruh terhadap transmisinya.

 (Transmisi manual yang berada di posisi netral)

Begini penjelasannya. Saat kita berhenti dalam kondisi menaruh transmisi di posisi D dan diiringi dengan injakan rem, maka kinerja transmisi akan tertahan, sehingga ia harus bekerja lebih keras untuk menahan kinerjanya.

Oleh karena itu, komponen transmisi otomatis juga akan mengalami penyusutan usia pakai jika kita sering melakukan cara yang salah saat berhenti. Terlebih jika transmisi otomatis ini harus diservis, maka biaya yang dibutuhkan tidaklah bisa dibilang sedikit.

 (Transmisi otomatis yang berada dalam posisi netral)

Bukan cuma itu, kebiasaan menaruh transmisi di posisi D dan sambil menginjak pedal rem juga membuat suhu mesin jadi meningkat, yang akhirnya membuat Anda harus mengganti oli mesin di waktu yang lebih cepat dari seharusnya.

Jadi, cara yang paling tepat saat berhenti di lampu merah atau tanjakan adalah kita harus menempatkan transmisi di posisi N alias netral. Ini berlaku untuk mobil bertransmisi manual dan otomatis.

 (Kampas rem akan cepat habis jika kita sering menginjaknya saat berhenti)

Untuk mobil bertransmisi otomatis, kalau kita menaruh transmisi di posisi N, maka mesin akan tetap berada di suhu yang stabil, mengurangi beban kerja transmisi, dan oli akan bersirkulasi secara normal. [APSG/timBX]

Tags :

#
berhenti,
#
lalu lintas,
#
transmisi manual,
#
transmisi otomatis,
#
auto tips