MENU
icon label
image label
blacklogo

Test Drive: Audi Q3 1.4 TFSI, The Urban SUV

MAR 11, 2016@15:30 WIB | 1,543 Views

Cerita sehari Blackxperience.com bersama Audi Q3 1.4 TFSI bermula dari Wisma Indomobil, Jakarta Selatan. SUV buatan Jerman ini kini hadir di Tanah Air dengan membopong kubikasi mesin yang lebih kecil yakni 1.395 cc. Dari segi tampilan, Audi Q3 baru ini tidak jauh berbeda dengan model sebelumnya. Meskipun kapasitas mesin 'disunat', namun kemampuan dapur pacu SUV tersebut tidak bisa dianggap remeh.

Dalam keluarga SUV lansiran Audi, seri Q3 merupakan varian termurah yang beredar di Tanah Air. Fitur-fitur pada Q3 versi sebelumnya (2.0) kini dihilangkan, namun hal tersebut tidak mengurangi keamanan dan kenyamanan mobil yang dilepas seharga Rp 765 juta on the road. Tampilan terbaru dari Audi Q3 1.4 TFSI ini terlihat lebih manis, terlihat dari list pada grille yang kini menggunakan bahan plastik berwarna silver.

Day Running Light (DRL) yang semula berada disisi samping headlamp kini berpindah kebagian tengah. Fitur foglamp dihilangkan pada Audi Q3 1.4 TFSI namun menurut kami hal itu tidak mengurangi kenyamanan karena projector Bi-Xenon pada Q3 sudah cukup memadai. Kami bergegas masuk kedalam kabin SUV berwarna putih glacier white ini.

Postur tubuh kami yang mencapai 170 cm langsung terasa nyaman ketika duduk di jok berbahan kulit berkelir hitam. Kedua jok depan yang dapat diatur peranti elektris membuat kami mudah untuk mengatur posisi berkendara. Kamipun langsung menyalakan kendaraan melalui start engine button yang terletak di konsol tengah.

Tampilan instrumen yang eye catchy mempesona pandangan kami. Keluar dari parkiran Wisma Indomobil yang terbilang sempit terasa mudah karena kemudi Audi Q3 1.4 sangat enteng. hal ini berkat penggunaan fitur Audi Drive Select yang dapat mengatur beberapa elemen dalam satu sistem seperti power steering, engine management, automatic transmision, tire monitoring, suspension dan automatic air condition.

Bergerak menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara, Audi Q3 menunjukkan kelasnya. Kedapnya ruang kabin menambah rasa nyaman mengendarai mobil ini sambil ditemani Audi multimedia yang dapat terhubung dengan smartphone melalui koneksi bluetooth maupun USB. Mode berkendara auto dengan pintar mengatur kebutuhan pengendara.

Perbedaan mode berkendara comfort dan dynamic sangat kentara saat kami melintasi pembatas jalan tol dalam kota. Pada mode comfort, getaran menjadi sangat lembut berkat Continious Damping Control (CDC) namun pada mode ini reaksi bukaan gas terasa sedikit delay. Pada mode ini, diklaim cukup efisien karena hanya dua piston yang berfungsi untuk menggerakkan kendaraan.

Lain halnya ketika kami menggunakan mode dynamic, Audi Q3 1.4 TFSI menunjukkan peforma sesungguhnya. Dengan memindahkan tuas ke posisi S, rpm mesin berkitir di kisaran dua ribu sehingga akselerasi menjadi spontan dan tidak ada lagi gejala delay. Perpindahan setiap gigi tidak terlalu terasa berkat sistem S tronic Audi.

Kondisi lalu lintas yang cukup lenggang membuat kami langsung mencoba fitur cruise control pada mobil ini. Peranti ini dapat diaktifkan mulai dari kecepatan 30 km/jam, meski bukan bersifat adaptive, peranti ini cukup membantu meringankan kinerja kaki dalam menginjak pedal gas. Semua fitur yang ada pada konsol tengah Audi Q3 1.4 TFSI masih berupa tombol-tombol. Hal ini diyakini lebih mengedepankan fungsi keamanan bagi pengendara karena lebih precise.

Sesampainya di Ancol, kamipun segera mengabadikan keindahan tiap lekuk bodi Audi Q3. Kursi belakang yang dapat dilipat memberi ruang yang sangat lapang untuk memuat barang cukup banyak. Dek belakang Audi Q3 sendiri bisa dibalik sehingga membuat nyaman ketika membawa barang bawaan yang sifatnya basah.

Yang unik dari dan menjadi ciri khas Audi adalah lampu belakang yang menyatu dengan pintu bagasi. Hal diyakini pihak Audi dapat menambah ruang bagasi mobil. Akhirnya perjalanan sehari kami dengan Audi Q3 1.4 TFSI usai sudah. Dengan segala fitur unggulannya, mobil ini mampu memberikan kesan tersendiri pada kami. [dw/timBX]

Spesifikasi

Mesin : 4 Cylinder in line with direct fuel injection and exhaust-gas turbocharging and Audi Cylinder on Demand technology
Kapasitas : 1.395 cc
Sistem penggerak : Front-wheel drive
Compression ratio : 9.8 : 1
Max. Power : 150 bhp / 5.000-6.000 rpm
Max Torque : 250 Nm / 1.500-3.500 rpm
Transmisi : 6-speed S Tronic
Bahan bakar : gasoline
Kapasitas tangki : 64 liter
Panjang : 4.388 mm
Lebar : 1.831 mm
Tinggi : 1.608 mm
Sumbu roda : 2.603 mm
Suspensi Depan : Mcpherson Strut
Suspension Belakang : Multi-link
Rem : Electronic stabilisation control (ESC) with ABS, ASR and EDL 
Ban Depan : 235/50 R18
Ban Belakang : 235/50 R18
Harga : Rp 765 juta on the road