MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Marquez ingin Berduel Bersama Vinales

MAY 02, 2017@20:00 WIB | 309 Views

Moment balapan MotoGP di Austin akhir pekan lalu memang sudah dinanti oleh pebalap asal Honda Repsol, Marc Marquez. Dirinya mengaku ingin sekali berduel dengan pebalap anyar Maverick Vinales, namun sayangnya harapan itu tak menjadi kenyatan ketika Vinales terjatuh.

Sejak kemunculan Vinales sebagai pebalap tercepat dalam sesi pramusim lalu, tak pelak jika ia digadang-gadang sebagai rival tangguh Marquez pada tahun 2017. Marquez memang selalu menunggu moment tersebut melihat kinerja Yamaha dalam hal ‘meracik’ kuda besi ini sangat apik.

Hal ini terlihat jelas ketika empat sesi latihan bebas atau Free Practice menjadi arena unjuk gigi kedua pebalap, Vinales tercepat di FP1 dan FP3, sementara Marquez menguasai FP2 dan FP4. Seperti  diketahui keduanya mendominasi kualifikasi. Marquez dan Vinales hanya terpaut 0,130 detik.

Kemudian dilihat dari catatan waktu, hanya mereka berdua yang mencetak di bawah 2 menit 03 detik. Ya, Marquez dan Vinales begitu kencang kala melibas trek Austin. Namun, belum juga genap Lap 2, Vinales terjatuh ditikungan 18. Marquez pun tak terbendung untuk menegaskan statusnya sebagai ‘Raja’ di MotoGP Amerika, sebaliknya sang rival harus menerima dengan lapang dada.

Kini, dengan 15 seri tersisa, kapan dan di manakah duel Marquez vs Vinales akan terjadi? “Bertarung dengan Maverick saat balapan mungkin akan bisa lebih sulit, atau mungkin dengan mudah, karena Valentino Rossi lebih cepat dibandingkan dia,” tukas Marquez seperti dilansir Motorsports.

“Tapi tentu saja, cepat atau lambat, pertarungan dengan Maverick akan tiba. Dalam balapan pertama saya itu belum ada, levelnya sangat jauh. Tapi tentu akan tiba dan Anda akan menikmatinya.”

Setelah mengetahui Vinales terjatuh, Marquez mengaku tidak mengubah strategi. Keputusan untuk mengganti ban depan medium dengan hard membuat ia tidak menekan di awal-awal lap. Lima kali juara dunia ini tak ingin kembali berbuat kesalahan seperti di Argentina.

“Saya tidak mengubah strategi. Mungkin jika Maverick ada di sana, saya akan lebih menekan pada bagian terakhir balapan, karena di pertengahan saya membuka jarak dan saya mencoba mengelola ban,” terangnya. [ddy/timBX]

Tags :

#
marc marquez,
#
maverick vinales,
#
motogp,
#
motogp 2017,
#
blackauto