MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Andrea Iannone Menyesal Pernah Tinggalkan Ducati

APR 28, 2020@14:55 WIB | 156 Views

Andrea Iannone mengakui melalui sesi Q&A media sosial dengan Max Biaggi bahwa ia menyesal pernah meninggalkan Ducati pada akhir musim 2016.

Iannone melakukan debut MotoGP dengan Ducati di skuad Pramac pada tahun 2013 dan kemudian dipromosikan ke tim pabrik pada tahun 2015 sebelum memenangkan satu-satunya balapan MotoGP di Austria pada tahun 2016, mengakhiri kekeringan kemenangan Ducati selama enam tahun.

Pembalap berkebangsaan Italia itu pindah ke Suzuki di tahun 2017 tetapi mengalami kesulitan untuk mendapatkan performa terbaik setelah memilih mesin yang salah di pra-musim, dan kehilangan tempatnya di akhir musim berikutnya.

Dalam Q&A di Instagram dengan Max Biaggi (juara dunia empat kali kelas 250cc) bulan lalu, Iannone mengatakan dia "seharusnya tidak meninggalkan Ducati".

Iannone sebenarnya diusir dari Ducati pada akhir 2016, di mana keputusan itu sebagian dibuat karena dia menggagalkan peluang  Andrea Dovizioso di tikungan terakhir MotoGP Argentina.

"Kalau dipikir-pikir, kau pasti selalu ingin mengubah sesuatu dari masa lalumu," tulis Iannone. "Dalam kasus saya, saya seharusnya tidak meninggalkan Ducati.

"Musim 2015 dan 2016 sangat baik bagi saya. Terlebih lagi karena motornya sangat luar biasa dalam hal akselerasi dan pengereman, sementara menderita saat masuk tikungan.

"Saya beralih ke Suzuki (di tahun 2017) dan menemukan yang sebaliknya. Hari ini kita perlu kompromi untuk membuat motor dapat mengerem dan memiliki daya tarik."

Iannone pindah ke Aprilia tahun lalu, dan meskipun ia finish keenam sebagai hasil terbaik untuk tim, dan menempatkan Aprilia dalam memimpin balapan untuk pertama kalinya di Australia, ia mengalami musim yang jauh dari ekspetasi.

Setelah mendapat sanksi karena kasus zat terlarang di Grand Prix Malaysia tahun lalu, Iannone dikenakan larangan membalap selama 18 bulan oleh FIM.

Sebuah putusan disipliner FIM mengungkapkan bahwa Iannone mengonsumsi steroid melalui makanan yang terkontaminasi, tetapi bukti tersebut tidak cukup untuk membebaskannya dari sanksi. Iannone akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, dengan Aprilia memberikan dukungan  penuh. [dhe/asl/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
andrea iannone,
#
motogp,
#
ducati,
#
max biaggi