MENU
icon label
image label
blacklogo

Modif Gila Mercy W108 (Bagong), Ganti Mesin V8 5000cc Gahar Look Klasik Futuristik!

FEB 03, 2026@18:00 WIB | 112 Views

Kebayang Gak Mercy Bagong Ganti Mesin V8 5000cc?

Blackpals, kalau di Indonesia Mercedes-Benz W108 lebih akrab dipanggil Mercy Bagong. Mobil sedan besar era akhir 60-an ini identik sama aura pejabat, om-om mapan, dan gaya klasik elegan.

Tapi di tangan builder satu ini, Mercy Bagong justru berubah jadi monster elegan yang rendah, lebar, dan penuh sentuhan modern tanpa kehilangan jiwanya.

Project ini ngebuktiin kalau Mercy Bagong bukan cuma enak dipajang di garasi, tapi juga bisa disulap jadi karya modifikasi kelas dunia.

Basis mobilnya adalah Mercedes-Benz W108 tahun 1969, dan modifikasinya bisa dirangkum dalam tiga kata yaitu chopped, swapped, dropped. Artinya, bodi dirapihin dan dimodif, mesin diganti, dan suspensi dibuat super ceper.

Body Tersentuh Custom, Ekstrem Tapi On Point

Dari sisi tampilan luar, bodi Mercy Bagong ini langsung kelihatan beda. Fender dilebarkan ekstrem sampai sekitar 200 mm dari ukuran standar. Tapi lebarnya nggak kelihatan norak, justru proporsinya dapet banget.

Cat yang dipilih juga bukan warna sembarangan, melainkan Mercedes-Benz China Blue, warna modern yang bikin mobil ini kelihatan klasik tapi tetap relevan di zaman sekarang.

Detail krom di sekujur bodi direstorasi ulang sampai kinclong, tapi beberapa trim samping sengaja dihilangkan biar tampilannya lebih clean. Bumper juga di-delete, bikin siluet Mercy Bagong ini makin mirip mobil balap klasik Eropa.

Bagian kaki-kaki jadi salah satu highlight utama.

Mercy Bagong ini berdiri di atas velg BBS custom 3-piece ring 19 inci, dengan lebar yang pas banget sama fender-nya. Dipadukan ban performa, stance-nya dapet: ceper, lebar, tapi tetap kelihatan mahal, bukan asal rebah.

Urusan ceper bukan cuma gaya. Mobil ini pakai air suspension custom yang diracik khusus.

Jadi tinggi-rendah mobil bisa diatur sesuai kebutuhan, mau buat jalan santai, dipajang, atau sekadar gaya pas nongkrong. Semua sistem suspensi ini dibangun sendiri di garasi, bukan paket instan.

Suasana Kabin Racy Tapi Tetap Khas Mercy

Masuk ke interior, nuansanya tetap Mercy klasik tapi sudah di-upgrade. Jok dan panel dibalut kombinasi kulit dan suede, bikin kesan mewah tapi sporty.

Begitu lo buka pintu, interiornya langsung nunjukin gaya retro + sentuhan modern.

Kombinasi kulit hitam dan suede bikin nuansa kabin lebih premium, tapi trim walnut klasik di Era W108 justru diganti.

Kursi belakang dipasangi item low-back seperti di Porsche 911, setir Momo Prototipo, dan speedometer serta kisi AC dari E-Class W212 facelift bikin mobil ini jadi campuran unik antara lawas dan baru

Setir Momo Prototipo jadi sentuhan klasik motorsport yang pas. Beberapa komponen modern juga disematkan biar mobil ini tetap nyaman dan usable, bukan sekadar pajangan.

Sektor Performance, Ganti Mesin Monster

Bagian paling gila tentu ada di balik kap mesin. Mesin bawaan Mercy Bagong dicopot dan diganti Mercedes-Benz V8 M113 5.0 liter alias 5.000cc.

Mesin ini aslinya dipakai di E-Class generasi W211. Tenaganya jauh lebih besar dibanding mesin standar W108, tapi tetap terkenal halus, bandel, dan cocok buat dipakai harian.

Dengan swap mesin ini, Mercy Bagong bukan cuma tampil garang, tapi juga punya performa modern. Ditambah lagi, mobil ini sudah dibekali fitur-fitur kekinian seperti power steering dan sistem pengereman yang lebih aman, bikin pengalaman berkendaranya jauh dari kata jadul.

Yang bikin project ini makin keren, semua modifikasi dilakukan dengan pendekatan rapi dan matang. Nggak ada part yang kelihatan maksa. Semua elemen, dari bodi, kaki-kaki, interior, sampai mesin, nyatu jadi satu konsep utuh.

Project Mercy Bagong ini jadi bukti kalau mobil klasik Indonesia punya potensi besar buat dimodifikasi ekstrem tanpa harus kehilangan identitas. Dari sedan klasik era 60-an, berubah jadi karya modifikasi modern yang tetap hormat sama sejarahnya.

[ziz/speedhunter/timBX].

Tags :

#
mercy,
#
mercedes benz,
#
mercedes benz w108,
#
mercy bagong,
#
engine swap,
#
autonews