MENU
icon label
image label
blacklogo

Mobil Listrik ini Bentukannya kaya Mobil Tahun 70-an

JAN 13, 2026@15:00 WIB | 54 Views

Mirip sih Tapi konsep Nyeleneh ini Bakalan hadir

Nama Ceer Motors mungkin belum akrab di telinga pecinta otomotif global. Namun, brand asal Arab Saudi ini berpotensi langsung mencuri perhatian lewat model debutnya yang tampil ekstrem dan nyaris tak menyerupai SUV modern pada umumnya.

Mengusung filosofi “the future is shaped by the fearless”, Ceer Motors menyiapkan sebuah SUV listrik dengan desain radikal yang terkesan seperti mobil konsep era 1960–1970-an yang “hidup kembali” di masa kini. Hingga saat ini, detail teknis masih sangat terbatas, namun satu hal jelas: Ceer tidak berniat masuk pasar dengan cara aman.

Siluetnya saja Terlihat Aneh 

Dari siluetnya saja, SUV listrik Ceer sudah terlihat berbeda. Bentuk wedge yang tajam, moncong depan bersudut ekstrem, serta kaca depan dengan sudut landai yang menyatu hampir tanpa jeda ke garis atap, menciptakan profil futuristik yang berani. Desain ini bahkan diklaim memiliki windscreen terbesar di dunia, sebuah pernyataan visual yang jelas ingin meninggalkan kesan dramatis sejak pandangan pertama.

Bagian belakang tampil kontras dengan potongan tegas antara tailgate dan bumper, mempertegas kesan konsep eksperimental. Ceer sendiri belum mengungkap inspirasi desain secara resmi, namun banyak pengamat melihat pengaruh kuat mobil konsep legendaris seperti Lancia Stratos HF Zero dan Lamborghini Marzal, terutama dari pendekatan kaca luas dan garis bodi geometris.

Gunakan Basis SUV Coupe Dua Pintu

Menariknya, berbeda dari tren pabrikan baru yang biasanya meluncurkan SUV keluarga empat pintu sebagai produk perdana, Ceer justru memilih SUV dua pintu bergaya coupe. Dengan suspensi yang tampak lebih tinggi dan ground clearance yang signifikan, SUV ini memberi sinyal bahwa Ceer mengincar karakter high-performance adventure, bukan sekadar kendaraan urban.

Sebagai brand yang akan beroperasi di kawasan Timur Tengah dengan suhu ekstrem, Ceer juga digadang-gadang akan membekali SUV ini dengan teknologi manajemen panas canggih, terutama untuk menjaga kenyamanan kabin di balik kaca depan berukuran masif tersebut.

Di balik layar, Ceer Motors tidak bergerak sendirian. Perusahaan ini didukung oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, lembaga investasi negara yang juga menanamkan modal di berbagai proyek besar seperti Lucid Motors, NEOM, hingga sektor perbankan dan infrastruktur global. Untuk urusan manufaktur, Ceer menggandeng Foxconn, raksasa teknologi asal Taiwan yang kini aktif mengembangkan kendaraan listrik melalui merek Foxtron dan kolaborasi dengan sejumlah pabrikan besar.

Tak hanya itu, Ceer juga telah mengumumkan kerja sama suplai powertrain dengan Hyundai dan Rimac. Indikasinya, model-model massal Ceer akan mengandalkan teknologi Hyundai, sementara varian performa tinggi berpotensi mengusung sentuhan ekstrem dari Rimac.

Artinya Bergerak Maju

Nama Ceer sendiri berasal dari bahasa Arab “سير” yang berarti bergerak maju atau melangkah ke depan. Sebuah penamaan yang sejalan dengan ambisi brand ini untuk membangun identitas otomotif baru dari Timur Tengah.

Meski awalnya direncanakan meluncur pada 2025, Ceer harus menunda debutnya. Fasilitas produksi di King Abdullah Economic City masih dalam tahap pembangunan, dan hingga kini spesifikasi performa serta jarak tempuh SUV debutnya masih dirahasiakan.

Ceer Motors dijadwalkan meluncur pertama kali di Arab Saudi, sebelum memperluas pasar ke kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, dengan rencana menghadirkan lini SUV dan sedan listrik di masa mendatang.

Jika mobil debut ini benar-benar masuk tahap produksi tanpa kehilangan karakter ekstremnya, Ceer Motors berpotensi menjadi salah satu pendatang baru paling menarik dalam lanskap kendaraan listrik global.

Tags :

#
ceer motor,
#
mobil listrik