MENU
icon label
image label
blacklogo

MG ZS, Penantang Terbaru di Segmen Low SUV Indonesia

DEC 19, 2020@17:00 WIB | 370 Views

MG Motor Indonesia, resmi meluncurkan MG ZS, Sport Utility Vehicle (SUV) kompak kelas atas dengan desain Inggris. Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah pertama MG di industri otomotif Indonesia, mengisi perjalanan hampir 100 tahun. MG Indonesia memaknai LSUV mereka ini dengan konsep kegembiraan dan kebebasan yang disatukan ke dalam Brit Dynamic.

Namun, kami melihat bahwa mobil ini belum memiliki karakter sempurna, dengan artian image mobilnya terlihat belum pasti. Jika dari depan, apa yang anda ingat dari fasia mobil ini? Kompetitor sebelah mungkin terpikir dalam benak seseorang ketika melihat bagian depannya.

Eksterior

Namun, hal tersebut sedikit berbeda dengan desain lampu utama yang simpel, projector halogen dengan LED DRL yang membulat, namun sayangnya memang foglamp dan lampu sein masih menggunakan bohlam. Bumper dan grill penuh kisi-kisi, sehingga menegaskan segmen mereka di LSUV. Untuk tipe tertinggi pun, ignite, bagian depan tidak memiliki sensor sama sekali.

Beralih ke bagian samping, SUV ini menggunakan velg yang bisa dibilang sangat menarik dengan”palang 5”, dengan ukuran 17”, dan ban 215/50 R17. Namun, ukuran velg dan ban masih terlihat kecil sehingga tampilannya terlalu masuk ke dalam fender. Ground clearance lumayan untuk sekedar dibawa di perkotaan yaitu 165mm. bodi sampingnya sedikit menggembung dan ada lekukan khas SUV dan fender yang berwarna hitam dove. Roof railnya yang kokoh juga yang spesial yaitu panoramic roof yang sangat luas, dan bisa dibuka. Namun sayangnya, untuk mobil yang hampir menyentuh Rp 300 jutaan ini belum dilengkapi smart entry, sehingga untuk lock/unlock harus dengan kuncinya terlebih dahulu.

Tak banyak yang dibahas di bagian belakang, karena sesuai standar mobil pada umumnya sekarang, sudah memiliki lampu tail LED, dengan third brake lamp. Untuk mobil satu ini, tail lamp nya sudah menggunakan LED, sedangkan reverse dan sein masih menggunakan bohlam biasa. Ada hal unik ketika saya membawa mobil ini ke pusat perbelanjaan mewah di Jakarta Selatan. Sebagai syarat keamanan, bagian belakang mobil harus diperiksa dan, jika kalian lihat dimana letak handle pintunya? Nah, keamanan tersebut ternyata tidak tahu bagaimana membuka pintu belakang mobil ini.

Ternyata tepat berada di logo MG yang ditekan. Semisalnya mobil ini memiliki power back door dan remote di bagian kabin, tentu ini juga akan memudahkan semua pihak, baik pengemudi maupun keamanan gedung.

Mesin dan Pengendalian

MG ZS menggunakan mesin 1.498 cc 15S4C DOHC 4-silinder 16 katup VTi-TECH injeksi bahan bakar multi-point dan menghasilkan tenaga maksimum sebesar 114HP. Transmisi yang digunakan otomatis empat percepatan konvensional dan triptonic. Menurut hasil pengetesan yang dilakukan tim BlackXperience, dengan mesin 1.5L, laju mobil ini sangat lamban, bahkan untuk mobil dengan mesin 1.5L lainnya. Meskipun melakukan kick down, hanya mesin yang menderu saja terdengar oleh kami, sedangkan tenaganya hanya keluar sedikit demi sedikit. Kedua, masih menggunakan matik konvensional dirasa sudah ketinggalan zaman, karena baik mobil keluaran pabrikan lainnya sudah menggunakan transmisi CVT. Konsumsi bahan bakar mobil ini juga di bilang masih biasanya utnuk rute dalam kota kami mencatat 9km/L, sedangkan untuk tol bisa mencapai 13.5km/L. meskipun sudah memiliki fitur stability control, ternyata mobil ini masih mengalami limbung ketika diajak menikung.

Interior

Duduk di joknya sendiri membuat kami nyaman karena sudah full menggunakan bahan kulit, dan posisi duduknya juga pas. Untuk bagian depan semuanya masih manual pengaturan, hanya saja untuk pengemudi dibekali pengaturan ketinggian. Dashboardnya juga sudah menggunakan bahan soft touch hingga ke trim pintu depan. Layar yang digunakan [entertainment] berukuran 8 inci yang di dalamnya terdapat beberapa pengaturan seperti audio hingga pengaturan berat setir, menarik. Sayangnya, untuk konektivitas hanya bluetooth dan Apple Car Play. AC Digital dual zone, dengan slot usb charger dan apple car play di bawahnya. Sayangnya, mobil ini tidak dilengkapi box tengah/konsol yang biasa sebagai tempat menyimpan atau arm rest.

Setir sendiri lengkap dengan tombol fungsi baik di sebelah kanan dan kiri dan juga tuas cruise control yang kami rasa penempatannya kurang, lantaran tertutup setir dan juga tuas lampu kiri. Menarik bahwa mobil ini sudah dilengkapi dengan TPMS atau Tire Pressure Monitoring System. Jadi, buat kalian yang selalu ditipu kalau ban mobil kalian kempes di jalan, ingatlah untuk memeriksa TPMS kalian terlebih dahulu, biar aman. Bangku kedua, tak banyak “mainan” BlackPals, hanya bisa duduk santai sembari menatap awan, karena panoramicnya yang luas sekali untuk kelasnya.

Keamanan

MG ZS di Indonesia memegang sertifikasi dari peringkat keamanan European New Car Assessment Program (Euro NCAP) dan Australasian New Car Assessment Program (ANCAP. Dengan struktur rangka Full Space Frame (FSF), dilengkapi dengan teknologi Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Electronic Brake Assist (EBA), Curve Brake Control (CBC), Stability Control System (SCS), dan Traction Control System (TCS). Selain itu, model ini juga dilengkapi dengan enam titik airbags, yaitu dua front side airbags, dua side airbags, serta dua side curtain airbags.

Rangkuman

Overall, mobil ini memang menjadi penantang baru bagi kelas LSUV saat ini, meskipun beberapa fitur yang sudah ada di zamannya, tidak dimiliki mobil ini. dengan harga Rp 289.000.000, mobil lebih pas jika pengemudinya dominan santai di jalan, karena untuk kebut-kebutan kami tidak menganjurkan untuk menggunakan mobil ini.[prm/timBX]
 

Tags :

#
autones,
#
drive it,
#
review,
#
morris garage,
#
mg zs,
#
ignite