MENU
icon label
image label
blacklogo

Mengenal Wilhelm Maybach, Sang Raja Desainer [part 1]

FEB 17, 2021@11:00 WIB | 298 Views

Augustus Wilhelm Maybach lahir di Heilbronn, Jerman pada tanggal 9 February 1846 atau tepatnya 175 tahun lalu. Putra tertua kedua dari seorang tukang kayu merupakan sosok yang berpengaruh terhadap perkembangan mobil. Hal ini terjadi ketika Maybach menjadi rekan Gottlieb Daimler hingga beliau meninggal di tahun 1900. Maybach memiliki bakat keahlian teknik yang luar biasa. Penemuannya memberikan kontribusi penting untuk mewujudkan konsep visioner Daimler terhadap mobilitas kendaraan bermotor dengan berbagai alat transportasi. Hingga saat ini, nama beliau terus dikenal dalam brand Mercedes-Maybach.

Pada awal tahun 1850, keluarga Maybach pindah ke Stuttgart, kota dimana Wilhelm mengalami petaka yang besar: pada tahun 1854 Maybach kehilangan ibunya dan dua tahun kemudian kehilangan ayahnya. Rekan-rekan keluarganya melakukan berbagai upaya untuk mencari rumah untuk Wilhelm sebagai anak yatim, termasuk memasang iklan surat kabar yang ditempatkan di ‘Stuttgarter Anzeiger” pada tanggal 20 Maret 1856. Wilhelm Maybach kemudian tinggal di Bruderhaus (“house of brothers”) di Reutlingen, sebuah lembaga yang didirikan oleh Teolog protestan Gustav Werner dan istrinya Albertine. Bruderhaus menjalankan rumah, sekolah dan juga pabrik untuk para yatim piatu.

Dari Pembuat Manisan Hingga Desainer

Pada awalnya, Wilhelm Maybach dilatih di Bruderhaus sebagai pembuat roti dan kue manis. Namun, Pendeta Werner melihat bakat keahlian teknik Wilhelm yang luar biasa dan memutuskan untuk mengasuhnya. Oleh karena itu, Maybach memulai program magang di departemen gambar pada pabrik mesin pada tahun 1861, serta mempelajari fisika dan pelajaran menggambar bebas di fasilitas pelatihan lanjutan, dan matematika ketika sekolah menengah. Selain itu, dia diberi pelajaran bahasa Inggris dan Prancis sejak hari pertama ia bekerja. Pada tahun 1863, Gustav Werner merekrut insinyur berusia 29 tahun Gottlieb Daimler sebagai pengawas di "Vereinigte Werkstätten" Bruderhaus (bengkel gabungan).

Pekerjaan Daimler di Reutlingen menandai dimulainya kemitraan yang produktif, sebagai pengawas bengkel Maybach mulai mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilannya. Pada bulan September 1869, perancang muda ini mengikuti Daimler ketika ditunjuk sebagai anggota dewan manajemen Maschinenbau-Gesellschaft Karlsruhe. Maybach kemudian bekerja di sebuah kantor desainer lokal. Pada tahun 1872, keduanya mengambil pekerjaan baru dan pindah: Daimler diangkat menjadi anggota dewan manajemen Gasmotoren-Fabrik Deutz AG. Perusahaan ini didirikan sebagai perseroan terbatas oleh Nicolaus August Otto dan keluarga pengusaha Langen dan Pfeiffer pada tahun yang sama.

Baca Juga: Mengenal Wilhelm Maybach, Sang Raja Desainer [part 2]

Maybach kembali mengikuti Daimler untuk menjadi Kepala Departemen Deutz Design pada tahun 1873. Maybach bekerja untuk membawa mesin empat tak Otto menuju ke tingkat kematangan produksi. Beliau juga menjalankan uji coba dengan bahan bakar cair dan mesin gas pada awal 1875. Pada tahun 1876, Deutz mengirim Maybach untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, di mana dia menggunakan kontak kakak laki-lakinya Karl untuk menjalin kemitraan dengan pembuat piano Steinway & Sons. Pada tahun 1888, Gottlieb Daimler dan Steinway mulai mengembangkan pasar Amerika Utara.

Visi Daimler dan Penemuan Maybach

Daimler sudah memiliki visi mengenai mesin pembakaran yang kompak dan cepat yang juga cocok digunakan pada kendaraan-kendaraan saat dia bekerja di Deutz. Namun, pada akhirnya dia tidak dapat mewujudkan idenya di perusahaan tersebut. Pada pertengahan 1882, Daimler meninggalkan Gasmotoren-Fabrik Deutz untuk mengejar karir wiraswasta di daerah Cannstatt yang berada di dekat Stuttgart. Pada April 1882, dia berhasil menandatangani kontrak kerja dengan Wilhelm Maybach.

Di sinilah Maybach dan Daimler mewujudkan impian para pionir otomotif tentang mobilitas bermotor "di atas air, di darat, dan di udara" menjadi nyata: dari tahun 1882, sampel pertama mesin bensin yang bekerja cepat dikembangkan di rumah Daimler di Taubenheimstrasse 13. Dalam masa pengembangannya, mesin ini dikenal sebagai "grandfather clocks" karena penampilannya, sebuah sepeda motor pertama di dunia ("Reitwagen", 1885), kemudian menciptakan perahu motor pertama di dunia (1886) dan, yang tak kalah pentingnya, yakni mengembangkan mobil roda empat pertama di dunia ("Motorkutsche" Daimler, 1886). Selanjutnya, penggerak untuk kendaraan rel (Daimler bermotor Waggonet, 1887) seperti yang dilakukan juga pada kapal udara bermotor Wölfert (1888).

Maybach melanjutkan untuk memajukan teknologi otomotif dengan berbagai desain, seperti transmisi empat percepatan, transmisi roda gigi yang dapat digerakkan, dan mesin-V dua-silinder (dibuat berdasarkan lisensi Peugeot tahun 1890). Penemuannya ini bahkan tidak terhalang oleh konflik antara Daimler dan perusahaan yang dia dirikan pada awal tahun 1890-an: Maybach mengembangkan mesin dua silinder segaris Phoenix dan karburator nosel semprot di aula taman Hotel Hermann, sebuah fasilitas yang di sewa oleh perusahaannya pada saat itu. Mesin Phoenix mendapat begitu banyak kesuksesan sehingga pemegang lisensi internasional berhasil mempertahankan Daimler and Maybach di Daimler-Motoren-Gesellschaft (DMG) pada tahun 1895.[prm/timBX]

Tags :

#
autonews,
#
wilhelm maybach,
#
daimler,
#
mercedes-benz