MENU
icon label
image label
blacklogo

Lotus Evora 414E - Si Anak Hilang Yang Kembali

OCT 10, 2017@16:00 WIB | 455 Views

Seiring dunia mobil bergerak ke era yang lebih berenergi, kita semua harus mempelajari kamus jargon yang baru. Anda mungkin sudah familiar dengan ide range extender. Jika tidak, itu sebenarnya hanya sebuah mobil listrik (didukung oleh motor yang kehabisan baterai) dengan generator on-board sendiri, dalam bentuk mesin bensin.

Baterai habis tapi tidak dekat colokan listrik? Jangan khawatir, mesin bahan bakar fosil menyala untuk menjaga agar baterai tetap hidup, sehingga jangkauannya bisa diperpanjang. Berbeda dengan mobil hibrida sejati, mesin tidak pernah terhubung dengan roda penggerak, jadi torsi listrik instan selalu berasal dari pedal gas seketika.

Seperti Evora biasa, dia penggerak roda belakang, tapi tidak ada mesin V6 supercharged untuk memutar mereka. Soal mesin, Evora 414E bergantung pada mesin berdiameter 1.2 liter tiga silinder berdaya 46bhp. Powerplant seberat 85kg ini menggerakkan generator, mengisi baterai lithium-ion yang terpasang di belakang jok, yang menggerakkan roda belakang melalui dua motor e.

Masing-masing mengembangkan 200bhp dan torsi 295lb ft, dan dapat secara independen mengurangi kecepatan saat melalui tikungan untuk membantu membelokkan mobil menjadi lebih presisi, mengelola understeer dan oversteer. Sebuah proses yang dikenal sebagai torque-vectoring, yang telah Anda dengar pastinya.

Jadi akselerasi itu bukan gerakan yang tiada henti, teknik Lotus memberikan sedikit goncangan saat melesat, untuk memberi kesan tersendiri pada Evora futuristiknya. Tidak suka? Bisa dimatikan, kok. Hore..Meskipun memiliki tambahan berat 377 kg versus Evora standar, Lotus mengklaim waktu sprint 0-100 kpj masih bisa dicapai 4.4 detik dan kecepatan tertinggi 210 kpj. Emisi CO2 dinilai kurang dari 60g /km.

Lotus juga membiarkan Anda bersenang-senang dengan kebisingan, karena memiliki mesin 1,2 liter untuk menjaga agar baterai tetap hidup, tidak jauh lebih menarik daripada Prius dalam mode CVT-penuh. Di dalam, pengemudi bisa memilih soundtrack V6 atau V12 untuk disalurkan ke kokpit melalui speaker, dan mungkin hal lain yang disukai mereka asalkan dengan file mp3.

Sayangnya 414E tidak pernah dimasukkan ke dalam jalur produksi, dan meskipun ada beberapa supercar hibrida sejak (dari BMW i8 dan Honda NSX ke LaFerrari, Porsche 918 dan McLaren P1), range-extender ini belum mengumumkan dirinya siap bersaing dengan mereka. Dan ketika itu terjadi, Evora berwarna tembaga ini bisa jadi sudah berstatus sebagai orang tua yang telah lama hilang. [bil/timBX]

Tags :

#
lotus evora 414e,
#
lotus evora,
#
lotus,
#
blackauto,
#
autonews