MENU
icon label
image label
blacklogo

Hore Lotus Evija 2000 hp, Telah Siap Meluncur Musim Panas Ini

FEB 24, 2020@20:00 WIB | 132 Views

Lotus Evija selangkah lebih maju mengawali kelahirannya sebagai hypercar. Langkah tersebut setelah Lotus mendirikan fasilitas manufaktur di Hethel, Inggris, dengan membangun prototype sudah full elektrik siap melenggang ke market dan pelanggan pertamanya pada musim panas ini.

Manufaktur untuk Evija telah dimulai sejak musim panas silam, dengan bentuk floor space menjadi stations. Sebuah crane besar dan lift untuk kendaraan, serta stasiun velg juga dipasang. Untuk mendukung sektor produksi sektor pencahayaan digunakan 30 ribu LED.

Mobil produksi yang berhasil dirakit bakal melewati light tunnel, untuk proses inspeksi, kemudian dilanjutkan untuk pengujian Lotus di jalur khusus yang saling berdekatan.

Evija dinobatkan sebagai mobil listrik pertama, dan itu bukan keputusan yang terlambat bagi manufaktur Inggris tersebut. Empat motor listrik menghasil 1973 hp dan torsi 1700 Nm.  Akselerasi lebih cepat (0-100kpj) dibawah 3 detik. Untuk mencapai kecepatan 300 kpj hanya butuh 9 detik, melesat hilang di lintasan. Klaim itu butuh untuk pengujian yang pas di lintasan. 

Lotus begitu percaya diri bahwa Evija bakal bisa merobek rekor mobil produksi Nurburgring. Itu artinya Lotus Evija harus mengalahkan catatan waktu 6 menit 44,87 detik yang dituangkan oleh Lamborghini Aventador SVJ pada 2018.

Secara kontruksi, body Lotus Evija terbuat dari serat karbon, dengan suspensi khusus balap, dengan three spool valve dampers per axle di setiap sudut. Sedangkan damper ketiga secara fungsional untuk mengendalikan berat. 

Gaya desain eksterior merupakan karya aerondimaika, termasuk tunnel besar yang mengalirkan udara ke belakang mobil. Colin Chapman sang founder menyampaikan visi dari Lotus sebagai mobil yang simplify dan lightness (simple dan ringan). Akan tetapi hypercar elektrik ini agak keluar dari pakem tersebut. Bahan fiber monocoque dengan velg magnesium telah membuat Evija berat kosong menjadi 1600 kg, termasuk paket baterai.

Setidaknya baterai 70 kwh akan melangkah sejauh 225 mil atau 265 km, menurut siklus pengujian EPA. Sistem pengechasan baterai dapat dipenuhi hanya dalam waktu 12 menit untuk kapasitas 80 persen. Dan itu bisa dilakukan di stasiun pengisian cepat 350 kilowatt pada arus DC. Rencananya hanya 130 unit yang bakal dibangun. Hingga sekarang diperkirakan harga mencapai USD1,8-2,5 juta atau sekitar Rp25-35 miliar.[Ahs/timBX]

Tags :

#
lotus evija,
#
hypercar elektrik,
#
lotus