

JAN 09, 2025@20:00 WIB | 806 Views

Varian terbaru dari crossover Li Auto L7 EREV terlihat di Tiongkok dengan sensor Hesai ATX LiDAR baru di bagian atap. Perangkat ini 60% lebih kecil dan dua kali lebih akurat daripada sensor AT128 yang saat ini digunakan oleh mobil bermerek Li. Menurut informasi orang dalam, trim yang lebih tinggi dari crossover Li Auto juga akan mendapatkan Hesai AT512 LiDAR.
Li Auto L7 awalnya diluncurkan pada tahun 2023. Kendaraan ini mengadopsi gaya minimalis khas merek tersebut dengan garis-garis halus dan tampilan futuristik secara keseluruhan. Namun, sensor LiDAR di atap menjadi kekurangan desain eksteriornya. Sensor tersebut membentuk tonjolan besar di atas kaca depan mobil, sehingga mengganggu bentuknya. Pembaruan model tahun 2024 tidak menyelesaikan masalah ini. Namun, Li Auto L7 akhirnya akan mendapatkan LiDAR yang lebih kecil untuk model tahun 2025.

Foto mata-mata yang baru-baru ini dibagikan dari mobil uji Li Auto L7 dalam balutan kamuflase mengungkapkan bahwa mobil tersebut memiliki LiDAR baru di atapnya. Itu adalah sensor Hesai ATX generasi ke-4. Sensor ini 60% lebih kecil dari sensor AT128 yang saat ini digunakan oleh mobil bermerek Li. Hesai ATX memiliki tingkat deteksi 100 meter lebih panjang dan saluran dua kali lebih banyak.
Sensor baru ini tidak hanya menyempurnakan tampilan eksterior crossover Li Auto tetapi juga meningkatkan kemampuan persepsinya. Menurut informasi yang tersebar luas di media sosial Tiongkok, SUV bermerek Li lainnya akan mendapatkan LiDAR yang sama. Namun, hanya level trim awal (disebut Pro) dari kendaraan ini yang akan mendapatkan sensor Hesai ATX yang lebih kecil.

Trim yang lebih tinggi akan mendapatkan Hesai AT512 LiDAR. Ukurannya sedikit lebih besar. Namun, ia menawarkan saluran empat kali lebih banyak (512) dan jangkauan yang jauh lebih jauh. Perangkat keras ini akan meningkatkan sistem bantuan berkendara pada crossover Li Auto.
Li Auto L7 adalah SUV lima tempat duduk yang cukup besar dengan sistem penggerak EREV. Mobil ini memiliki dimensi yang kokoh yaitu 5050/1995/1750 mm dengan jarak sumbu roda 3005 mm. Li L7 memiliki mesin ICE 1,5 liter di balik kapnya yang berfungsi sebagai generator.

Mobil ini ditawarkan di Tiongkok dengan 4WD sebagai standar. Daya puncaknya mencapai 330 kW (442 hp). Tersedia dua varian baterai untuk 42,8 dan 52,3 kWh, yang cocok untuk jarak tempuh WLTC 190 – 240 km. Jarak tempuh campuran mencapai 1.135 – 1.185 km. Li L7 model tahun 2024 dibanderol dengan harga 301.800 yuan – 359.800 yuan (Rp 666,8 jutaan – Rp 795 jutaan) di Tiongkok. (ibd/timBX)