

MAR 16, 2026@10:09 WIB | 39 Views

BYD ternyata tengah menyiapkan versi terbaru dari SUV yang paling banyak diekspor yakni Atto 3. Dari bocorannya SUV listrik kompak tersebut tampil dengan gaya yang telah direvisi di sejumlah tempat.
Seperti apa perubahannya? Mari kita ulas. Dalam dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) yang dirilis, terungkap SUV ini akan memiliki dimensi lebih besar dari sebelumnya.
Atto 3 yang telah direvisi memiliki panjang 4665 mm, lebar 1895 mm, dan tinggi 1675 mm dengan jarak sumbu roda 2770 mm. SUV ini juga memiliki berat kosong 1690 kg dan berat kendaraan kotor 2115 kg, menurut Dokumen MIIT.
Perubahan juga hadir di eksteriornya, terutama fasia depannya yang kini menghadirkan panel bergaya gril berwarna perak. Itu akan ditemani dengan unit lampu depan yang lebih ramping.

Bumper bawah dilengkapi dengan lubang pendingin yang disusun vertikal dan saluran masuk udara tengah berbentuk trapesium.
BYD Atto 3 versi baru menawarkan pilihan velg 18 inci dan 19 inci, bersama dengan gagang pintu semi-tersembunyi dan pilihan warna bodi dua nada.
Bagian buritan SUV ini mendapatkan pencahayaan yang diperbarui dan terintegrasi ke dalam panel selebar penuh, bersama dengan lampu rem terpisah yang dipasang tinggi dan wiper kaca belakang.
Bicara teknis, dokumen MIIT tersebut mencantumkan satu motor listrik yang dipasang di bagian belakang, tersedia dalam dua varian daya keluaran sebesar 200 kW atau 240 kW.
Motor yang tercantum dalam dokumen tersebut memiliki kode model TZ200XSBR dan diproduksi oleh Zhengzhou BYD Auto.

Kendaraan ini menggunakan baterai lithium besi fosfat yang dipasok oleh divisi baterai FinDreams milik BYD, dengan sel yang diproduksi oleh Wenzhou FinDreams Battery. Sayangnya, kapasitas baterai tidak diungkapkan dalam pengajuan tersebut.
Dokumentasi MIIT mencantumkan kecepatan maksimum kendaraan tersebut sebesar 190 km/jam.
Bicara kecanggihan, BYD memperluas perangkat keras bantuan pengemudi diperluas dengan sensor opsional tambahan.
Dokumen pengajuan mencantumkan lidar yang dipasang di atap sebagai peralatan opsional, bersama dengan radar depan dan kamera yang dipasang di spatbor.
Detail platform komputasi yang mendukung sistem bantuan pengemudi tidak disebutkan dalam sumber tersebut.
Menurut media Tiongkok IT-Home , model terbaru ini mungkin akan menggunakan baterai Blade generasi kedua dari BYD dan mendukung teknologi pengisian cepat (flash-charging) perusahaan tersebut.
Laporan tersebut menyatakan bahwa baterai dapat terisi dari 10% hingga 70% dalam lima menit, meskipun kemampuan ini belum dikonfirmasi dalam pengajuan MIIT. [wic/timBX]