MENU
icon label
image label
blacklogo

GIIAS 2017: Begini Cara Kerja Sistem Mobil Listrik Nissan e-Power

AUG 16, 2017@17:50 WIB | 259 Views

PT Nissan Motor Indonesia memboyong mobil listrik Nissan Note e-Power ke pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show yang berlangsung dari tanggal 10-20 Agustus 2017 di ICE, BSD. Kehadiran Nissan Note e-Power ini merupakan satu upaya Nissan untuk menekan visi Nissan Mobility di pameran yang setiap tahunanya digelar.

"Nissan note e-Power menjadi solusi inovatif dalam ranah elektrifikasi di pasar yang kini sedang berkembang," kata Elichi Koito, Presiden Directur NMI di booth Nissan di GIIAS. Menurut Koito, sistem penggerak listrik e-Power yang baru dan inovatif ini menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi di bawah arahan visi Nissan Intellegent Mobility di bawah arahan Nissan Intellegent Driving yang berfokus pada Intelligent Driving atau bagaimana mobil ini ditenagai

Sistem  penggerak  e-Powet berasal  dari  teknologi  kendaraan  listrik  Nissan  yang 
sudah menerima penghargaan serta terlaris di dunia yang ditanamkan pada mobil 
listrik Nissan,  seperti Leaf,  dengan penjualan  lebih dari 277.000  unit sejak tahun 2010. 
 

Sama  dengan  Leaf,  sistem  Nissan  e-Power  menggerakkan  roda  kendaraan 
menggunakan motor listrik  yang juga  didukung oleh baterai  lithium-ion on-board. 
Namun,  tidak seperti  kendaraan  listrik  biasa,  teknologi  Nissan e-Power tidak membutuhkan charger eksternal, melainkan menggunakan mesin bensin berukuran kecil untuk mengisi daya baterai ketika mobil sedang dikendarai. Mesin bensin tidak menggerakan roda kendaraan dan beroperasi hanya jika dibutuhkan, melalui sistem 
kerja seperti ini menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal. 

"Nissan  semakin  mengukuhkan  standar  kendaraan  listrik  yang  sudah r
diproduksi secara massal melalui Leaf dan e-Power – sebagai jembatan yang ideal 
antara mobil bensin/diesel konvensional dengan kendaraan listrik utuh," imbuhnya. "Nissan  e-Power  hanya  menggunakan  motor  listrik  dengan  output  yang  tinggi  – 
tidak menggunakan mesin bensin – untuk menggerakkan roda mobil. Pengemudi bisa 
menikmati ketenangan, torsi yang instan dan kelancaran performa sebuah kendaraan 
listrik, tanpa harus khawatir dengan pengisian baterai," katanya. 
 

[ddy/timBX]

Tags :

#
nissan leaf,
#
nissan,
#
giias 2017,
#
giias,
#
blackauto,
#
autonews