MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Toro Roso dan Mclaren Miliki Tantangan Tersendiri dengan Mesin Barunya

DEC 18, 2017@17:00 WIB | 125 Views

Tim Toro Rosso telah menyetujui kontrak kerjasama dengan Honda sebagai pemasok mesin utamanya di musim 2018. Namun perpindahan mesin Renault ke Honda menjadi tantangan tersendiri bagi Toro Rosso karena memiliki perbedaan desain mesin yang sangat signifikan.

Hal ini pun diakui oleh James Key, selaku direktur teknis Toro Rosso mengatakan, "perpindahan dari Renault ke Honda merupakan tantangan berat karena perbedaan desain mesin." BHal lain juga diakui, bahwa perbedaan penempatan kompresor turbo membuat penempatan mesin Honda tidak bisa dilakukan begitu saja, pada mobil dirancang awalnya untuk mesin pabrikan Perancis.

Bukan cuma Toro Rosso, McLaren yang beralih dari Honda ke Renault juga menghadapi tantangan serupa. “Keduanya mesin benar-benar berbeda,” ucap Key kepada Motorsport.com. “Merupakan paket mesin bagus, tetapi secara keseluruhan memiliki arsitektur berbeda.” “Tidak bisa dimasukkan begitu saja ke ruang mesin. Layout mobil harus diubah sedikit agar bisa memuatnya.”

Key mengatakan bahwa sangatlah penting tidak membuat pekerjaan aero 2018 telah dilakukan menjadi tidak sia-sia. “Kami mencoba dan berpatokan pada aturan bahwa jika ada mobil sudah dalam proses pengembangan, sebisa mungkin untuk tidak diganggu-gugat. Utamanya pada item besar seperti permukaan aero dan lainnya. Jadi kami tidak mau start dari nol pada banyak area.

“Kami menyesuaikan mobil sebisa mungkin. Dan ini memerlukan pendekatan berbeda pada desain sasis, cara girboks bekerja dan seterusnya. Kami meneruskan konsep mobil tahun ini dan mengembangkannya.”

Girboks rancangan STR, dengan komponen Red Bull Technology juga akan baru dan lebih pendek dari sebelumnya. “Ukuran dan posisinya akan berbeda untuk mesin ini, beberapa akan dibuat khusus untuk STR. Sisanya akan mirip dengan apa sudah kami gunakan.”

Key mengatakan bahwa tim Fenza melakukan sendiri pengembangannya lebih banyak dari diketahui banyak orang. “Saya pikir lebih banyak hal terjadi di STR dibandingkan apa orang pikir. Mereka tidak mengenal STR dan itu bikin frustasi.”

“Meski terdengar masuk akal untuk sebisa mungkin bergabung [dengan RBR], kami juga memiliki departemen aero sendiri di Bicester, terowongan angin sendiri dan ini harus dilakukan secara independen atas alasan legalitas.”

“Keseluruhan desain dilakukan di Faenza. Jadi satu-satunya kepingan mobil datang dari RBT adalah jeroan girboks yang dirancang bersama-sama, karena seringkali banyak hal yang kami minta secara khusus.” [yus/timBX]

Tags :

#
formula 1,
#
blackauto,
#
autonews