MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Alfa Romeo Belum Kompetitif, Kimi Raikkonen Bahas Soal Masa Depan

APR 16, 2021@13:00 WIB | 297 Views

Kimi Raikkonen mengatakan daya saing Alfa Romeo tidak akan menjadi faktor dalam keputusannya untuk melanjutkan karir di Formula 1 pada 2022 atau pensiun. Raikkonen pertama kali tiba di Formula 1 pada tahun 2001 dan sekarang berkompetisi di musim ke-19nya di olahraga tersebut.

Pembalap asal Finlandia, yang memenangkan gelar dunia bersama Ferrari pada tahun 2007, adalah pembalap paling berpengalaman yang pernah ada, dengan Grand Prix Imola akhir pekan ini menandai balapan ke-331nya.

Tetapi pada usia 41 tahun dan saat ini sulit bersaing, banyak pertanyaan yang diajukan tentang masa depan Raikkonen di Formula 1.

Sementara banyak yang mengira dia akan mundur pada akhir musim 2020, dia memilih bertahan di Alfa Romeo untuk satu tahun lagi.

Dia belum mengatakan apakah 2021 akan menjadi musim terakhirnya, tetapi menegaskan daya saing Alfa Romeo tidak akan memengaruhi keputusannya. "Saya ragu itu akan membuat perbedaan pada apa yang terjadi tahun depan," kata Raikkonen.

“Tapi jelas semakin baik yang bisa kami lakukan, semakin menyenangkan bukan hanya bagi kami sebagai pembalap tapi untuk tim dan semua orang lebih bahagia juga.

“Saat Anda tidak berada di tempat yang Anda inginkan, itu selalu memakan waktu bertahun-tahun, itu tidak terlalu menyenangkan dan Anda bisa melihatnya di wajah semua orang.

“Kami terus bekerja dan meningkatkan dan semoga berada di atas sana, semoga mendapatkan poinsecara teratur. Tapi yang pasti itu tidak akan mudah. Semua orang ingin berada di sana, jadi kami terus bekerja.”

Meskipun Alfa Romeo memiliki unit tenaga Ferrari yang diperbarui dan tidak mencetak poin pada pembuka musim (Grand Prix Bahrain), ada tanda-tanda kemajuan.

Raikkonen dan Antonio Giovinazzi sama-sama berhasil lolos ke Q2 pada hari Sabtu sebelum menyelesaikan P11 dan P12 masing-masing dalam balapan.

Raikkonen senang dengan peningkatan yang telah diberikan Ferrari, karena mesin adalah masalah utama Alfa Romeo dan tim bertenaga Ferrari lainnya yang harus diatasi musim lalu.

“Yang pasti, kami mendapat lebih banyak tenaga,” ungkap Raikkonen. “Jelas ini adalah langkah maju dan langkah ke arah yang benar. Anda selalu menginginkan lebih, tetapi itu berjalan ke arah yang benar.” [dhe/asl/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
alfa romeo,
#
alfa romeo f1,
#
f1 2021,
#
kimi raikkonen