

APR 24, 2026@15:00 WIB | 55 Views

Geely memperkenalkan Eva Cab, prototipe native robotaxi pertama pertama di China pada ajang Beijing International Automotive Exhibition (Auto China) 2026.
Eva Cab adalah kendaraan yang dirancang dari nol untuk layanan mobilitas masa depan, bukan proyek modifikasi kendaraan penumpang yang ada saat ini.
Sorotan utama Eva Cab adalah kepintarannya. Ya, anda tidak salah dengar, robotaxi ini sudah tersematkan sistem komputasi tingkat tinggi.
Menggunakan solusi tingkat tinggi H9, mobil ini memiliki kekuatan pemrosesan hingga 1.400 TOPS (Tera Operations Per Second).

Sebagai perbandingan, ini adalah salah satu angka komputasi tertinggi di industri yang pernah disematkan pada kendaraan produksi.
Otak digital ini mendapat tenaga dari Step 3.5 large model dengan 196 miliar parameter. Sistem ini diklaim Geely mampu mengambil keputusan tiga kali lebih cepat dibandingkan pengemudi manusia.
Desain Interiornya Ruang Tamu Berjalan
Sebagai robotaxi, interiornya akan menjadi pusat perhatian karena berbeda dengan kendaraan penumpang lainnya.
Terbukti, Eva Cab tidak memiliki stir, pedal, dan konsol tengah konvensional.

Kabinnya menawarkan ruang yang sepenuhnya didedikasikan untuk kenyamanan penumpang. Tanpa kendali fisik, tata letak interior berubah menjadi ruang fungsional yang luas.
Untuk memastikan keamanan maksimal, Geely menyematkan teknologi sasis digital AI dengan waktu respons hanya 4 milidetik.
Angka ini memungkinkan kendaraan melakukan manuver penghindaran risiko secara instan jika mendeteksi bahaya mendadak, memberikan perlindungan yang disebut Geely sebagai "active risk avoidance."
Siap Aspal Massal pada 2027
Geely tidak berniat membiarkan Eva Cab hanya menjadi sekadar pajangan pameran. Versi produksi massal yang dikustomisasi secara mendalam dijadwalkan akan meluncur pada 2027.
Rencana ambisius ini mencakup penyebaran ribuan unit robotaxi di kota-kota besar seperti Abu Dhabi, Hong Kong, dan lima kota utama di daratan China tahun depan, sebelum menargetkan populasi 100.000 unit armada pada tahun 2030. [wic/timBX]