MENU
icon label
image label
blacklogo

Dampak PPnBM, Astra Daihatsu Genjot Kapasitas Produksi hingga 460 Ribu Unit

APR 16, 2021@17:15 WIB | 344 Views

Implementasi relaksasi pajak (PPnBM) pada industri otomotif pada bulan Maret 2021, berimbas positif sebagai stimulus pasar otomotif nasional yang diharapkan bangkit pasca pandemik. Astra Daihatsu Motor (ADM) menangkap kebijakan tersebut sebagai langkah positif, termasuk dalam menggenjot kemampuan kapasitas produksinya.

Demand meningkat pesat, didukung dengan penjualan lineup Daihatsu  naik tajam hingga 200% atau 2 kali lipat dari bulan sebelumnya. Sementara dalam kondisi pandemi Covid-19, kapasitas mobil di jaringan supplier Daihatsu hanya 20%. Guna mengejar kekurangan stok, ADM  menggenjot supply dengan menerapkan aksi spesial, yang disebut sebagai 3P (People, Production Facility dan Part Control).

Langkah spesial tersebut dibuktikan sendiri oleh ADM yang menghasilkan percepatan produksi secara kapasitas building. Capaian tact time per unit mobil menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya 3,1 menit. Imbas positifnya, ADM mampu menaikkan kapasitas produksinya menjadi 460 ribu unit, dari sebelumnya di angka dibatasi 330 unit, selama masa pandemi berlangsung.  Angka tersebut berangsur membaik, mendekati kapasitas produksi sebelum Covid yakni sebesar 530 ribu unit.

Imbas PPnBM di bulan Maret 2021, pasar otomotif nasional terkerek naik. Volume retail sales nasional mencapai 77 ribu unit, atau 65% dibanding bulan  Februari 2021.  Kenaikan pada bulan tersebut juga dirasakan dampaknya oleh Astra Daihatsu Motor. Selama pandemi Covid-19, penjualan tertinggi Daihatsu mencapai 12 ribu unit, atau mencapai 47% dibandingkan bulan Februari 2021.

Sementara sisi whole sales, secara nasional juga mengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.  Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadi sekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan”, ujar Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM)

Kinerja kuartal 1 (Januari –Maret) ADM otomatis membaik. Pasalnya ADM mampu menjual 30 ribu unit atau berkontribusi pada marketshare Daihatsu sekitar 17%.  Komposisi lineup tidak banyak berubah, Grand Max Pickup terjual 9268 unit (30,6%), disusul dengan Sigra sebesar 6.934 unit (22,9%) dan Terios 4491 unit (14,8%) menyalip Ayla yang mencapai 3774 unit dari kacamata retail sales. 

“Pasar otomotif pada Maret 2021 naik signifikan karena dampak PPnBM. Daihatsu bersyukur dapat bertumbuh sejalan dengan pertumbuhan pasar mobil Indonesia. Kami berharap, tren positif ini dapat terus berlangsung,” tutup Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM). [Ahs/timBX]

Tags :

#
astra daihatsu motor,
#
ppnbm,
#
relaksasi pajak,
#
retail sales,
#
whole sales