

JAN 19, 2026@13:42 WIB | 165 Views

Kendaraan van Toyota, HiAce, bisa jadi adalah model kendaraan tertua yang masih aktif di industri otomotif dunia.
Di tahun 2026 ini, HiAce resmi berumur 22 tahun di Jepang. Wow! Ini artinya van sudah ada sejak Amerika Serikat dipimpin Presiden George W. Bush.
Namun terlepas dari usianya, kendaraan komersial ringan tipe cabover masih cukup populer di Jepang. Dan, untuk tahun 2026, Toyota memutuskan untuk menyegarkan van ini agar tetap relevan dengan keinginan pasar di era sekarang.
Penyegaran ini dinilai paling komprehensif dalam lebih dari satu dekade. Terakhir van ini menerima pembaruan signifikan adalah tahun 2013 silam.

Untuk 2026, Toyota menyegarkannya dengan fokus pada sektor teknologi. Interiornya kini hadir dengan layar sentuh 8 inici yang terintegrasi di konsol tengah untuk semua varian.
Ini dipadukan dengan panel instrumen digital 7 inci, yang juga merupakan fitur standar.
Trim yang lebih tinggi mendapatkan sedikit lebih banyak perhatian. Varian Super GL kini menyertakan kursi depan berpemanas sebagai standar.
Sementara model dasar mendapatkan fungsi penahan pintu belakang yang baru. Namun, sorotan utama ada pada sektor keselamatan.
Kini dilengkapi dengan rangkaian Safety Sense terbaru Toyota. Fitur ini tergabung dengan fitur bantuan pengemudi yang lebih canggih.

Fitur unggulan meliputi Radar Cruise Control dengan Curve Speed Control, Lane Change Assist, Road Sign Assist, dan sistem Pre-Crash Safety yang disempurnakan dengan kemampuan deteksi yang lebih luas.
Untuk eksteriornya, HiAce akan mendapatkan penyegaran minimalis yakni grafis lampu depan LED Bi-Beam baru.

Di balik tampilannya, semuanya tetap sama. HiAce terus menggunakan sasis rangka tangga yang dipadukan dengan tata letak kabin di atas mesin tengah.
Pilihan powertrain juga dipertahankan, dengan mesin bensin 2.0 liter yang menghasilkan 158 hp (118 kW / 160 PS) dan torsi 182 Nm (134 lb-ft), serta mesin diesel 2.8 liter yang menghasilkan 149 hp (111 kW / 151 PS) dan torsi 300 Nm (221 lb-ft).
Kedua mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis enam percepatan dan ditawarkan dalam konfigurasi penggerak roda belakang dan empat roda.
HiAce versi terbaru akan meluncur di Jepang pada tanggal 2 Februari, dan akan terus ditawarkan dalam konfigurasi van, wagon, dan komuter.
Harganya dimulai dari 2.860.000 yen (sekitar $18.000 / Rp305 juta) untuk model dasar DX bertenaga bensin, hingga 4.683.800 yen (sekitar $29.500 / Rp500 juta) untuk model diesel Super GL Dark Prime II kelas atas. [wic/timBX]