MENU
icon label
image label
blacklogo

Kawasaki Ninja 250R Berbaju Ducati Panigale

SEP 26, 2016@15:17 WIB | 5,183 Views

Modifikasi harus diperhitungkan agar konsumen tetap merasa nyaman saat riding dan tidak cepat letih. Begitu prinsip yang selalu dipegang oleh Deddy Dermawanto. Ini pula yang diterapkan Deddy sebagai punggawa DJ Custom pada salah satu karyanya. Berbasis Kawasaki Ninja 250 lansiran tahun 2015 ia ingin memenuhi hasrat kastemer yang ingin tampilan berbeda pada tunggangannya.

Deddy berputar otak, ia pun memilih untuk menerapkan konsep body kit yang terinspirasi dari Ducati Panigale 848. Pucuk dicinta ulam tiba, sang customer pun mengiyakan ide tersebut. Berlokasi di Jl. Raya Cikunir, Bekasi, Deddy menyebutkan, dalam pengerjaan body kit, hal yang perlu diperhatikan adalah memperhatikan sisi dan sudut bodi, agar tidak terlalu tajam. "Membuat bodi yang mirip dari aslinya itu tantangan bagi tim kami, tapi ini celah untuk dunia modifikasi di masa depan," jelas dia.

Hal pertama yang dirinya lakukan adalah membuat desain grafis melalui aplikasi photoshop. Body Ducati Panigale digambar kemudian diletakkan sasis rangka ninja 250. Setelah disain selesai, baru kemudian dilakukan proses pembentukan body yang berbahan serat fiber, resin yang berkualitas dan dempul yang bagus.

Selama pengerjaan, muncul permasalahan, dimana ada titik jenuh terjadi ketika konsep gambar dengan realisasi pengerjaan tidak matching. Seperti yang terjadi di blok mesin, rangka dan sumbu roda. "Disain rangka Ducati Panigale tidak cocok dengan mesin kawasaki ninja," ungkap Deddy kepada tim Blackxperience.com.

Tugas Deddy dan kawan-kawan me-mixing dan mengimprovisasi agar bodi Ducati Panigale terpasang secara proporsional di Kawasaki Ninja 250. Agar terlihat kokoh, digunakan swing arm Honda CBR 600. Namun swing arm sedikit dimodifikasi agar saat pemasangan tidak merubah rangka Kawasaki.  

Kemudian Deddy mencangkokkan lampu LED Projector, hal ini yang dirasa mudah untuk mengkombinasikan ke body kit Ducati Panigale. Saat semua bodi dan kaki-kaki terpasang. Deddy mengajak test drive, dan terkuak beberapa titik-titik yang tidak nyaman. 

Stang terpasang namun mentok dengan tanki. Permasalahan stang ducati panigale terletak dibawah segitiga shockbreaker, sedangkan stang Ninja dibawah atas segitiga. Deddy mengimprovisasi dudukan posisi stang ini tidak bersentuhan dengan tangki saat belok ekstrim sekalipun dan nyaman saat touring.

Dibagian depan dan bagian buritan, Dedy memasang air scoop yang fungsional dan aerodinamis. Dikecepatan tinggi, air scoop di body Ducati berfungsi membelah angin, dan semakin mempertegas sisi sporty. 

Menuju goals body Ducati Panigale 848 seperti sekarang ini, DJ Custom menggarap tiga kali tahap pengecatan. Dari warna hitam, saat body kit baru dipasang. Coloring dan penyematan air brush dikerjakan cukup detail sehingga menghasilkan seperti sekarang.  "Customer saya lebih senang air brush dengan gimmich Valentino Rossi. Konsep tersebut kemudian saya tuangkan ke coloring body motor dan helm mili customer," tukas Deddy yang memulai DJ Custom sejak tahun 2009. [Ahs/TimBx]