

OCT 11, 2014@11:00 WIB | 4,227 Views
Mantan bintang MotoGP asal Jepang Norick Abe tewas dalam kecelakaan lalu lintas dijalanan Jepang, ia langsung meninggal ditempat kejadian pada tanggal 7 Oktober 2007. Abe adalah salah satu pahlawan balap paling terkenal di Jepang, ia dilaporkan telah bertabrakan dengan sebuah truk yang memutar diarea terlarang. Saat itu abe sedang menunggangi sepeda motornya didekat kota Kawasaki, ia tidak bisa menghindar dari benturan dan mengalami cedera parah.

Dilahirkan dengan nama lengkap Norifumi 'Norick' Abe pada tanggal 7 September 1975 di Tokyo, ia mulai mengendarai sepeda motor ketika berusia 5 tahun. Ayahnya yang berprofesi sebagai pebalap profesional, selepas SMA tahun 1991 lalu pergi menimba ilmu balap di California termasuk belajar Dirt Track. Abe 'pulang kampung' saat umurnya hampir 18 tahun, lalu ambil bagian pada All Japan Championship pertama kalinya pada 1993 dikelas 500cc dan memenangkan gelar tersebut.
Abe menunjukkan penampilan yang mengesankan dalam persaingan dibalap Grand Prix pertamanya sebagai Wild Card, menggunakan Honda NSR 500 tahun 1994 di Suzuka, Jepang. Dia bertarung dengan Mick Doohan dan Kevin Schwantz untuk posisi pertama, walaupun ia terjatuh tiga lap sebelum bendera finis dikibarkan. Namun hal tersebut tidak membuat tim Yamaha Kenny Roberts meragukan kemampuan pebalap Jepang tersebut dengan mengontraknya pada musim berikutnya.
Abe yang berusia 19 tahun kala itu meraih podium pertamanya pada tahun 1995 di Suzuka, lalu setahun kemudian ia mengukir rekor sebagai pebalap Jepang pertama yang menjuarai GP Jepang 500cc. Dengan prestasinya tersebut, pebalap yang pernah merasakan membalap disirkuit Sentul, Indonesia, menjadi pahlawan nasional semalaman.
"Saya bisa mengingat semua tentang balapan kala itu," kenang Abe berbicara tentang podiumnya ditahun 2005. "Itu musim kedua saya bersama Yamaha dan saya sangat cepat di pra-musim. Pada dua balapan pertama ditahun ini bertempat di Malaysia dan Indonesia, tapi keduanya berjalan buruk bagi saya, lebih buruk daripada pebalap lain yang melakukan debutnya pada tahun 1995. Ronde ketiga adalah balapan dirumah saya Suzuka dan sangat banyak tekanan disana pada saya untuk melakukannya dengan baik, itu sangat luar biasa.
"Saat latihan dan kualifikasi saya tidak terlalu baik dan pada saat lomba datang tekanan yang bahkan membuat saya tidak bisa berpikir apa yang saya lakukan. Pada akhirnya lomba berjalan menguntungkan bagi saya karena saya hanya masuk lintasan dan berusaha sekeras mungkin. Semuanya datang dengan mudah dan saya begitu cepat, sedikit mengejutkan! saya finis lebih dari enam detik didepan Alex Criville, saya benar-benar tidak percaya," lanjut Abe kemudian.
"Yang saya ingat besoknya adalah ketertarikan dari kalangan media, stasiun televisi dan para fans sangat lua biasa. Yang lebih penting, orang-orang dari dunia olahraga mulai menganggap saya serius. Beberapa orang tidak begitu yakin bahwa saya dapat memenangkan lomba setelah Suzuka tahun 96, mereka mulai memandang saya berbeda dan percaya dengan kemampuan saya. Balapan itu telah merubah merubah hidup saya," kata Norick yang memenangkan dua balapan di Rio pada tahun 1999 dan menang lagi di Suzuka pada tahun 2000.
Abe kemudian beralih tim pada musim balap 1997 dan 1998, ia bergabung dengan tim Yamaha Wayne Rainey sebelum pada akhirnya menjadi pebalap Yamaha D'Antin pada tahun 1999 hingga 2002. Abe berhasil naik podium sebanyak 17 kali selama karirnya di Grand Prix, dengan posisi kejuaraan terbaik kelima pada tahun 1996, tapi kemudian ia berjuang untuk beradaptasi dari mesin 500cc menuju balapan menggunakan mesin 990cc empat langkah tahun 2002.
Setelah menghabiskan musim 2003 sebagai pebalap tester, dan menjadi pebalap wild card untuk proyek YZR-M1, Abe kembali ke MotoGP pada tahun 2004 bersama tim Yamaha Tech 3 dan hanya menempati posisi ke 13 klasemen pebalap. Pada tahun berikutnya ia beralih ke ajang Superbike bersama Yamaha France selama dua musim. Pada ajang WSBK Abe sama sekali tidak pernah mencicipi manisnya tangga podium hingga akhirnya ia memutuskan untuk Pensiun.
Salah satu pebalap yang kagum akan kemampuan menganggumkan Abe pada tahun 1994 adalah Valentino Rossi, yang kemudian Abe diberi julukan Rossifumi (julukan resmi pertama Abe). "Saya sangat terkejut dengan peforma pebalap Wild Card bernama Norifumi Abe, ia memiliki rambut lurus yang panjang dan ketika dia berdiri, ia terlihat seperti pria berkarakter besar. Tapi dari semua itu, ia membalap seperti orang gila. Dia sama sekali tidak kenal takut, saya pikir hari itu adalah balapan tercepat dalam hidupnya.
"Gaya membalapnya membuat saya berpikir dia benar-benar gila, dia menikung dengan stang yang terkunci, dan seringkali untuk membuatnya tetap stabil dengan lututnya. Baju balapnya biasanya mengeluarkan asap, dan dia menyalip dari sudut yang paling gila. Kemudinya akhirnya yang membuatnya keluar dan terjatuh... tapi buat saya Abe adalah seorang pahlawan," kata Rossi. [dw/timBX]
Berikut Highlights Karier Norick Abe:
1993: Juara All Japan Championship GP 500cc
1994: Debut Juara GP 500
1995: Peringkat ke 9 GP 500
1996: Peringkat 5 GP 500
1997: Peringkat 7 GP 500
1998: Peringkat 6 GP 500
1999: Peringkat 6 GP 500 menang GP Rio
2000: Peringkat 8 GP 500 menang GP Jepang
2001: Peringkat 7 GP 500
2002: Peringkat 6 MotoGP
2003: Peringkat 16 MotoGP lisensi Wild Card
2004: Peringkat 13 MotoGP
2005: Peringkat 13 Superbike
2006: Peringkat 13 Superbike
2007: Peringkat 3 All Japan (Japan Superbike) JSB1000